
Pada postingan kali ini saya akan mengupas tentang puasa apa si puasa dan bagaimana puasa itu langsung aja ya sobat semua........
Kata "Shiyam" dan kata "Shaum", kedua-duanya adalah bentuk Mashdar. hal mana menurut (tinjauan dari segio) bahasa mempunyai arti "menahan diri" sedangkan menurut Suara', Ialah " menahan diri dari (mengerjakan) hal-hal yang membatalkan puasa, penahanan mana dengan disertai niat tertentu, (lagi pula dikerjakan) sepanjang hari, oleh orang yang buisa diterima puasanya, yaitu seperti orang yang beragama Islam, berakal sehat, suci dari haid dan niffas".
Beberapa syarat kewajiban mengerjakan puasa adalah 3 hal dan didalam sebagian keterangan redaksi kitab lain, (bahwa syarat wajibnya berpuasa adalah) " 4 perkara" yaitu :
1. Islam
2. Sudah baligh
3. Berakal sehat
4. Mampu untuk mengerjakan puasa
Syarat yang keempat ini, adalah yang ditiadakan pada keterangan redaksi kitab lain, yang memberikan sayarat keharusan berpuasa, hanya 3 hal. maka dengan demikian, berpuasa itu tidak wajib dikerjakan bagi orang-orang yang mempunyai ciri-ciri yang bertentangan dengan syarat-syarat yang tersebut diatas.
Rferensi :
Kitab Fathul Qorib Karya Asy-Syekh Muhammad bin Qasim Al-Ghazi
19.36 |
Posted in
Referensi Hukum Islam
|
Read More »

Sejak tahun 60-an sampai sekarang Qori-qori Indonesia masih tetap menjadikan Qori-qori Timur tengah (Mesir) sebagai sumber dalam menggali maupun mencari ritme (gaya) lagu-lagu tilawatil Qur’an, karena memang pada kenyataannya bacaan-bacaan mereka itu sangat sempurna, banyak kelbihan serta daya tarik yang dimilikinya seprti nafas, pengolahan ritme, atau hoyanya dan juga suara yang khas (Lisanul Araby) nya yang tidak dimiliki oleh orang-orang selainnya (Ajam).
maka tak heran kalau bacaan-bacaan mereka masih tetap relevan dan tidak membosanan untuk didengarkan atau dipelajari walaupun sudah puluhan tahun lamanya.
itulah sebabnya, maka qori-qori senior di Indonesia khususnya, tetap mempertahankan serta melestarikan keberadaannya. Adaakalanya mengambil satu qori saja karena dirasa cocok dengan suaranya. ada juga yang mengkombinasikan/ menggabungkan gaya satu Qori dengan lainnya.
Nama-nama Qori tersebut adalah :
1. As-Syeh Mustofa Ismail
2. As-Syeh Shidiq Al-Minsyawi
3. As-Syeh Roghib Mustofa
4. As-Syeh Abd. Basit Abd. Somad
5. As-Syeh Mutawali
6. As-Syeh Hasan antar
7. As-Syeh Mahmud Al-Khushori
8. As-Syeh Sy’ban Asshoyyad
9. As-Syeh Abul ‘Ain Asy-Syuaisya
10. As-Syeh Kamil Yusuf
11. As-Syeh Thoblawi
12. As-Syeh Rif’at
13. Dan lain-lain
Para Qori dan Qoriah senior di Indonesia rata-rata punya koleksi kaset-kaset bacaan qori-qori serta kaset Qosidah tersebut, dan selalu dipelajari serta dicari apabila ada yang cocok untuk diterpkan ke dalam bacaannya, maka di masukkanlah (junior atau yang masih taraf belajar) bisa diterima, maka menjadilah gaya tersebut suatu ritme yang baru dan populer di masyarakat. Akan tetapi keberadaan ritme (gaya) lagu tersebut sangat relatif sekali, artinya cepat atau lambat mesti selalu timbul ritme baru dan kalau sudah begitu, maka ritme yang lama tentunya jarang dipakai, bahkan akhirnya ditinggalkan sama sekali. kalau masih ada saja yang tetap mempertahankannya, mengikutinya, karena sudah dianggap sudah ketinggalan zaman. itulah keberadaan ritme atau gaya lagu yang selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan yang ada.
Khususnya bagi Qori dan Qoriah yang masih baru mengenal lagu (tingkat menengah kebawah) dan masih belum mampu menggali maupun mengambil gaya-gaya atau ritme yang sudah profesional, maka cara yang paling tepat adalah dengan meniru/belajar, baik secara langsung maupun hanya melalui kaset rekaman Qori senior di Indonesia, sebab akan lebih mudah menyesuaikan serta memahami gaya-gaya dan ritme yang di bawakannya.
hal-hal yang perlu diketahui seorang Qori adalah :
1. Nafas : adalah satu bagian yang sangat penting dalam seni baca Al-Qur’an. seorang Qori dan Qoriah yang mempunyai nafas panjang akan membaca kesempurnaan dalam bacaannya, akan terhindar dari waqaf (berhenti) yang bukan tempatnya (Tanaffus) atau akan terhindar dari akhiran bacaan yang terlalu cepat (tergesa-gesa) karena mengejar sampainya nafas.
2. Suara : Bagian suara tidak kalah pentingnya lagi dalam seni membaca Al-Qur’an adalah masalah suara, sebagaimana diketahui bahwa suara manusia itu banyak mengalami perubahan, sejalan dengan bertambahnya usia atau karena masa yang dialaminya, yaitu dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa sampai tua renta. dalam kaitannya dengan keperluan seni baca Al-Qur’an maka yang paling banyak peranannya adalah masa akhir kanak-kanak, remaja, dan dewasa. dalam perubahan-perubahan tersebut pada umumnya adalah dari kanak-kanak ke remaja disitulah terjadi perubahan yang sangat mengejutkan yaitu anatar usia 14 sampai 16 tahun. suatu contoh ketika masih kanak-kanak bisa bersuara lantang dan melengking serta nyaring dengan hanya memakai suara luar saja, tetapi setelah dewasa suara tersebut sudah berubah total menjadi berat sekali. jika suara seperti ini dipakai untuk keperluan seni baca Al-Qur’an yang memerlukan suara/nada tinggi tentu sangat berpengaruh sekali dengan bacaannya, bahkan kalau dipaksakan bisa menjadi suara yang pecah. untuk itulah bagi para Qori yang mengalami perubahan seperti itu harus menggabungkan suara luarnya dengan suara dalam, yaitu suara yang menekan. memang pada awalnya kurang begitu enak di dengar (kaku) dan tentunya memerlukan latihan secara kontinyu untuk bisa menggabungkan serta mengkombinasikan kedua suara tersebut sehingga halus dan merdu.jika sudah bisa menggabungkan dengan baik manfaat lain dari suara tersebut adalah nafas hemat. perubahan yang paling mencolok biasanya pada laki-laki untuk menjaga suara tidak rusak ada beberapa yang harus dilakukan dan juga harus dijauhi yaitu : makanan dan minuman. makanan yang harus dijauhi adalah yang banyak mengandung lemak (berminyak), seperti goreng-gorengan, pedas-pedas, makana yang keras, meroko, kalau buah-buahan seperti nanas, pisang dan lain-lain yang terdapat serat. sedangkan minuman yang harus dihindari seperti es, minuman yang banyak santannya, kopi/teh yang terlalu banyak kadar gulanya, dan lain-lain. sedangkan hal-hal yang dapat memberatkan suara adalah makan yang terlalu kenyang, ketidak stabilan dalam tidur yakni kekurangan atau telalu banyak tidur. untuk menghaluskan serta menguatkan suara, seorang Qori supaya membiasakan minum air masak yang sudah diembunkan di malam hari, makan kuning telur ayam kampung bisa juga ditambah madu asli untuk mrnguatkan suara, minum jahe, air putih, dan minum jeruk, melakukan gurah, cara ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu yang sedikit sekali jumlahnya, yaitu dengan memakai ramuan-ramuan yang dicampuri bawang putih lalu dimasukin ke dalam hidung sampai keluar dahak-dahak yang ada di dalam hidung maupun tenggorokan biasanya + 1 jam lamanya, setelah itu diberi doa-doa (wirid-wirid) yang harus diamalkan pada waktu tertentu dan menjauhi makanan/minuman yang menjadi pantangannya.
demikianlah usaha yang bisa dilakukan dalam pemeliharaan serta peningkatanmasalah nafas dan suara yang bisa penulis jelaskan,oleh karena itu keterbatasan pengetahuan penulis maka penulis sarankan agar para Qori mencari guru yang berpengalaman dalam bidang ini dan bertanya tentang berbagai hal yang berhubungan dengan seni baca Al-Qur’an dan yang penting lagi adalah latihan secara kontinyu disegala waktu dari pagi, siang, sore dan malam, tentunya jangan sampai mengganggu orang0orang disekitar sedangkan manfaatnya, agar kita mempunyai suara yang bisa tahan disegala waktu.
18.51 |
Posted in
Al-Quran
|
Read More »
Burung wallet jika sudah bertempat dengan di suatu tempat, dapat menghasilkan uang hingga jutaan rupiah. Bagaimana hukumnya memelihara burung walet yang sedang bersarang di menara masjid?
Jawaban :
Hukum memelihara burung walet tersebut di tafsil :
a. BOLEH, apabila menara tersebut tidak termasuk bagian masjid dan burung walet tidak mengotori masjid.
b. TIDAK BOLEH (HARAM), apabila menara tersebut termasuk masjid atau burung walet mengotori masjid.
Maroji :
1. Fathul Jawwad Hal 30 (Syarh Nadhom)
2. Asy Syarwani Juz III Hal. 483
3. Al-Iqna Juz I Hal. 215
1. والطـير ان نزلت فى مسجــد تركت * ولم يجب طردهـا من خوف ذرقـــته
وان به عشــشت فى عشهـا تـركـت * لفرخــها ولبـيض حال حضيـــنتــه
وهــكذاابن دقيـق العيــد صـــنــــفه * وقال هــم اجمعــوا واحكــم بصحــته
(قوله تركت) قال الناظــم لونــزل طير فى مسجــد حرم تنـــفيره وان عــلم أنــــه يبول فيــه ويــذرق ولايجــب تنحــــية فـراخــه من المسجــد ولاغـيره. (قوله وقــال هــم اجمعــوا) على جواز اقتـــناء الحمــام فى المساجــد واســـتدل بذالك على طـهارة بـول مايــؤكل لحـــمه (فــاحكم بصـحته) قـال المصنــف وغـيره ولـعله اراد بالاقــتـــناء انــها اذا عشــشت فى المسجــد تـركت ولم يجــب تـنـــفيرهــا من خـوف الذرق وامــاادخــالهـا قـصــدا وتـركهــا فى المسجــدفلا ينــبغى تجــويزه وان قلـــنا بطـهارة بـولها وذرقــها لان تــنزيــــة المسجــد من المستقـذرات الطاهــرات واجـب. اهـ (فتح الجـواد بشرح منظـومة ابن العمــاد ص. 30)
2. ولا بخــروج المـؤذن الراتــب الى مــنارة منفــصلة عن المسجــد لـكنـــها قـريـبة منه مبنــية له للاذن فى الاصـح لانـها مبنــية لاقــامة شـعائـر المسجــد معدودة من توابــعه. الى ان قــال..... وامــا بعـــيدة عن المسجــد بحــيث لا تــنسب اليـه عرفــا فيمـا يظــهر ثــم رأيـت من ضبـطه بـان تكـون خارجـة عن جـوار المسجـد وجـاره اربعون دارا من كل جـانب , وبعضـهـم ضبطـه بما جاوزحـريم المسجـد اومـبـنية لغيره الذى متصــلا به فيضر صعـودهـا مطلـقا بخـلاف المتصــل به لان المساجـد المـتلاصقـة حكمـها حـكم المسجـد الواحــد وامـا متصـلة بان يـكون بـابهــا فى المسجـد ورحـبته فلا يضـر صعـودهـا مطلـقـا . اهـ (الشـرواني جزء 3 ص. 483)
3. (فـرع) البــناء فى هواء المسجـد ان بنـى قـبل المسجـديـة فليــس له حكـم المسجـد وكـذا ان بنى مع المسجـديـة. امـا لو بنى بـعد المسجـد فله حكم المسجـد . اهـ (هـامش الاقـناع جزء 1 ص. 215)
(Hasil Bahtsul Masail di PP. MUS Sarang Rembang)
01.16 |
Posted in
Forum Muhawaroh
|
Read More »
Bagaimana hukumnya alat-alat atau bejana yang terbuat dari tulang bangkai yang sudah dimasak ?
Jawaban :
Hukumnya najis, karena tulang bangkai itu secara dzatiyah adalah najis yang tidak dapat disucikan dengan cara apapun.
Penjelasan :
Adapun dalam pemakaiannya, maka ditafshil :
a. Apabila bejana tersebut kering dan dipakai untuk menampung benda kering, maka hukumnya boleh.
b. Apabila bejana itu basah atau kering dan dipakai untuk menampung air sedikit atau benda cair laiinya, maka hukumnya haram.
c. Bangkai yang dipakai untuk membuat bejana bukan berasal dari hewan najis mugholadzoh. Jika tidak, maka haram dipakai secara mutlaq. (Red)
Dasar Hukum :
1. Bujairomi Khothib Juz I hal. 106
2. Asy Syarqowi Juz I Hal. 125
1. (ويحــل اسـتعمـال كل اناء طاهر) الى ان قال..... و(خـرج) بالطاهر النجــس كالمـتخــذ من ميتــتة فيحــرم استعمــاله فيمـا ينجــس به كمــاء قليـــل ومائـع (قوله وبالطاهــر) اي وخــرج بالطاهــر النجــس اي غير المـغـلظة. امــا المـغلظة فيحــرم استعمــاله مطلــقا اهـ. (بجـيرمي على الخـطيب جزء 1 ص. 106)
“Halal menggunakan setiap wadah yang suci …Sebaliknya haram menggunakan setiap wadah najis, seperti wadah yang terbuat dari bangkai. Maka hukumnya haram memakai wadah yang terbuat dari bangkai untuk mewadahi air atau benda cair lainnya. Sebab wadah tersebut akan timbul kenajisannya jika bertemu dengan air atau benda cair. (kalau bukan dipakai untuk wadah air atau benda cair lainnya, maka hukumnya boleh, Red.)
Hukum tafshil tersebut jika bangkai yang dipakai bukan berasal dari bangkai hewan najis Mugholadzoh. Adapun bangkai dari hewan mugholadzoh, maka hukumnya haram secara mutlaq” (Bujairomi alal Khothib Juz I hal. 106)
2. ذكر ع ش. فيما لو تنجــس انــاء من عاج بنجــاسة مغـلظة وغسل سـبعا احـداهن بتراب طـهور انه يطـهر من النجــاسة المـغلظة على المعتمــد ولا يـطهر من النجـاسة الاصـلية لان العـاج نجــس بالاجمــاع . اهـ (الشرقــاوي جزء 1 ص. 125 )
“ Syekh Ali asy Syabromilisi menuturkan, apabila ada wadah yang terbuat dari tulang/gading gajah terkena najis Mugholadzoh kemudian dicuci 7 (tujuh) kali yang salah satunya dicampur dengan tanah yang suci, maka wadah tersebut menjadi suci dari najis mugholadzoh, demikian menurut pendapat yang kuat. Akan tetapi wadah tersebut tidak dapat menjadi suci dari najis asal, sebab dzatiyah tulang/gading gajah menurut kesepakatan ulama adalah najis. (Hasyiyah asy Syarqowi Juz I halaman 125)
(Hasil Bahtsul Masail PP. MUS Sarang Rembang)
01.08 |
Posted in
Forum Muhawaroh
|
Read More »
Dahulu sebelum masuk Islam Nama Khalid bin Walid sangat termashur sebagai panglima Tentara Kaum Kafir Quraisy yang tak terkalahkan. Baju kebesarannya berkancingkan emas dan mahkota dikepalanya bertahtahkan berlian . Begitu gagah dan perkasanya Khalid baik di Medan perang maupun ahli dalam menyusun strategi perang. Pada waktu Perang UHUD melawan tentara Muslimin pimpinan Rosululloh SAW banyak Suhada yang Syahid terbunuh ditangan Khalid bin Walid dengan dengan Suara lantang diatas perbukitan Khalid bin Walid berkata” Hai Muhammad kami sudah Menang, kamu telah kalah dalam peperangan ini….lihatlah pamanmu Hamzah yang tewas tercabik cabik tubuhnya dan lihatlah pasukanmu yang telah porak poranda”. Rosululloh saw menjawab “Tidak aku yang menang dan engkau yang kalah Khalid …Mereka yang gugur adalah Syahid , sebenarnya mereka tidak mati wahai Khalid mereka hidupdisisi Alloh SWT penuh dengan kemuliaan dan kenikmatan , mereka telah berhasil pindah alam dari dunia menuju akherat menuju surga Alloh karena membela Agama Alloh gugur sebagai syuhada akan tetapi Matinya tentaramu , matinya sebagai Kafir dan dimasukkan ke Neraka Jahannam. Setelah itu Khalid memerintahkan pasukannya untuk kembali, sejak itu Khalid termenung terngiang selalu akan kata kata Nabi Muhammad saw dan penasaran akan sosok Muhammad saw . Maka Khalid mengutus mata-mata ( intel ) untuk memantau dan mengamati aktivitas Muhammad Saw setelah perang Uhud tersebut. Setelah cukup lama memata-matai Rosululloh akhirnya utusan Khalid bin Walid melaporkan hasil pengamatan tersebut , kata utusan tersebut” Aku mendengar semangat juang yang dikemukakan muhammad kepada para pasukannya Muhammad mengatakan ” Aku heran kepada seorang panglima khalid bin Walid yang gagah perkasa dan cerdas , tapi kenapa dia tidak paham dengan AGAMA ALLOH yang aku bawa , sekiranya Khalid bin Walid tahu dan paham dengan Agama yang aku bawa , dia akan berjuang bersamaku( Muhammad ) , Khalid akan aku jadikan juru rundingku yang duduk bersanding di sampingku. Kata kata mutiara tersebut disampaikan mata-mata Khalid bin walid di Mekkah kepada panglimanya.
Mendengar laporan Intel tersebut semakin membuat Risau Khalid bin Walid hingga akhirnya Khalid memutuskan untuk bertemu Muhammad dengan menyamar dan menggunakan Topeng menutup wajahnya hingga tidak di kenali oleh siapapapun. Khalid berangkat seorang diri dengan menunggang Kuda dan menggunakan baju kebesarnnya yang berhias emas serta mahkota bertahta berlian namun wajahnya ditutupi Topeng. Di tengah perjalanan Khalid bertemu dengan Bilal yang sedang bedakwah kepada para petani. Dengan Diam-diam Khalid mendengarkan dan menyimak apa yang di sampaikan oleh Bilal yang membacakan surat al hujarat ( Qs 49:13 ) yang artinya” Hai manusia kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku suku supaya kamu saling mengenal dengan baik. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Alloh adalah orang-orang yang paling bertaqwa karena sesungguhnya Alloh maha mengetahui lagi maha Mengenal”
Khalid terperanga bagaimana mungkin Bilal yang kuketahui sebagai Budak hitam dan buta hurup bisa berbicara seindah dan sehebat itu tentu itu benar perkataan dan Firman Alloh. Namun gerak gerik mencurigakan Khalid bin walid di ketahui sayyidina Ali bin Abi Thalib , dengan lantang Ali berkata” Hai penunggang Kuda Bukalah topengmu agar aku bisa mengenalimu, bila niatmu baik aku akan layani dengan baiki dan bila niatmu buruk aku akan layani pula dengan buruk” Kata Ali bin Abi thalib.
Setelah itu dibukalah Topeng tampaklah wajah Khalid bin Walid seorang Panglima besar kaum Kafir Quraisy yang berjaya diperang UHUD dengan tatapan mata yang penuh karismatik Khalid berkata” Aku kemari punya Niat baik untuk bertemu Muhammad dan menyatakan diriku masuk Islam” Kata Khalid bin Walid. Wajah Ali yang sempat tegang berubah menjadi berseri-seri” Tunggulah kau di sini Khalid saya akan sampaikan berita gembira ini kepada Rosululloh saw” Kata Ali bi Abi thalib. Bergegas Ali menemui Rosululloh saw dan menyampaikan maksud kedatangan Khalid bin Walid sang panglima perang . Mendengar berita yang disampaikan Ali , wajah rosululloh SAW berseri seri lalu mengambil sorban hijau miliknya lalu dibentangkan di tanah sebagai tanda penghormatan kepada Khalid bin walid yang akan datang menemuinya. Lalu Rosululloh saw menyuruh Ali menjemput Khalid untuk menemuinya. Begitu Khalid datang Rosululloh langsung memeluknya. ” Ya rosululloh islam saya ” Kata Khalid bin Walid. Lalu Rosululloh saw mengajarkan kalimat Syahadat kepada Khalid maka Khalid bin walid telah memeluk agama Islam.
Begitu selesai membaca syahadat Khalid bin walid menanggalkan Mahkotanya yang bertahtahkan intan diserahkan kepada rosululloh, begitu pula dengan bajunya yang berkancingkan emas di serahkan juga kepada rosululloh saw. Namun begitu Khalid bin walid akan mencopot pedangnya dan menyerahkannya kepada Rosululloh , Baginda rosululloh melarangnya ” Jangan kau lepaskan pedang itu Khalid , karena dengan pedang itu nanti kamu akan berjuang membela agama Alloh bersamaku ” Kata Rosululloh saw . dan Nabi memberi gelar pedang tersebut dengan nama “Syaifulloh yang artinya “pedang Alloh yang terhunus. Setelah bergabungnya Khalid bin walid kedalam Islam, bertambah kuatlah pasukan Muslim hingga bisa menaklukan kota Mekkah dan Pasukan Kafir Quraiys secara drastis melemah bagaikan ayam kehilangan induknya
21.54 |
Posted in
sejarah
|
Read More »
قال الشافعي: ومعقول إذ ذكر الله تبارك وتعالى الغائط في آية الوضوء أن الغائط الخلاء فمن تخلى وجب عليه الوضوء أخبرنا سفيان قال حدثنا الزهري قال أخبرني عباد بن تميم عن عمه عبد الله بن زيد قال شكى إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم الرجل يخيل إليه الشيء في الصلاة فقال لا ينفتل حتى يسمع صوتا أو يجد ريحا قال الشافعي: فلما دلت السنة على أن الرجل ينصرف من الصلاة بالريح كانت الريح من سبيل الغائط وكان الغائط أكثر منها أخبرنا إبراهيم بن محمد عن أبي الحويرث عن الأعرج عن ابن الصمة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم بال فتيمم أخبرنا مالك عن أبي النضر مولى عمر بن عبد الله عن سليمان بن يسار عن القداد بن الأسود أن عليا بن أبي طالب رضي الله تعالى عنه أمره أن يسأل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الرجل إذا دنا من أهله يخرج منه المذي ماذا عليه قال علي فإن عندي ابنة رسول الله صلى الله عليه وسلم فأنا أستحيي أن أسأله قال المقداد فسألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن ذلك فقال إذا وجد أحدكم ذلك فلينضح فرجه بماء وليتوضأ وضوءه للصلاة فدلت السنة على الوضوء من المذي والبول مع دلالتها على الوضوء من خروج الريح فلم يجز إلا أن يكون جميع ما خرج من ذكر أو دبر من رجل أو أمرأة أو قبل المرأة الذي هو سبيل الحدث يوجب الوضوء وسواء ما دخل ذلك من سبار أو حقنة ذكر أو دبر فخرج على وجهه أو يخلطه شيء غيره ففيه كله الوضوء لأنه خارج من سبيل الحدث قال وكذلك الدود يخرج منه والحصاة وكل ما خرج من واحد من الفروج ففيه الوضوء وكذلك الريح تخرج من ذكر الرجل أو قبل المرأة فيها الوضوء كما يكون الوضوء في الماء وغيره يخرج من الدبر قال ولما كان ما خرج من الفروج حدثا ريحا أو غيره ريح في حكم الحدث ولم يختلف الناس في البصاق يخرج من الفم والمخاط والنفس يأتي من الأنف والجشاء المنغير وغير المنغير يأتي من الفم لا يوجب الوضوء دل ذلك على أن لا ضوء في قيء ولا رعاف ولا حجامة ولا شيء خرج من الجسد ولا أخرج منه غير الفروج الثلاثة القبل والدبر والذكر لأن الوضوء ليس على نجاسة ما يخرج الا ترى أن الريح تخرج
من الدبر ولا تنجس شيئا فيجب بها الوضوء كما يجب بالغائط وأن المني غير نجس والغسل يجب به وإنما الوضوء والغسل تعبد قال وإذا قاء الرجل غسل فاه وما أصاب القيء منه لا يجزيه غير ذلك وكذلك إذا رعف غسل ما ماس الدم من أنفه وغيره ولا يجزيه غير ذلك ولم يكن عليه وضوء وهكذا إذا خرج من جسده دم أو قيح أو غير ذلك من النجس ولا ينجس عرق جنب ولا حائض من تحت منكب ولا مأبض ولا موضع متغير من الجسد ولا غير متغير فإن قال قائل وكيف لا ينجس عرق الجنب والحائض قيل بأمر النبي صلى الله عليه وسلم الحائض بغسل دم الحيض من ثوبها ولم يأمرها بغسل الثوب كله والثوب الذي فيه دم الحيض الإزار ولا شك في كثرة العرق فيه وقد روى عن ابن عباس وابن عمر أنهما كانا يعرقان في الثياب وهما جنبان ثم يصليان فيها ولا يغسلانها وكذلك روى عن غيرهما أخبرنا ابن عيينة عن هشام بن عروة عن فاطمة ابنة المنذر قالت سمعت جدتي أسماء بنت أبي بكر تقول سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن دم الحيض يصيب الثوب فقال حتيه ثم اقرصيه بالماء ثم رشيه ثم صلي فيه أخبرنا مالك عن هشام بن عروة عن فاطمة بنت المنذر عن أسماء بنت أبي بكر أنها قالت سألت امرأة النبي صلى الله عليه وسلم فذكر نحوه أخبرنا مالك عن نافع عن ابن عمر أنه كان يعرق في الثوب وهو جنب ثم يصلي فيه قال ومن توضأ وقد قاء فلم يتمضمض أو رعف فلم يغسل ما ماس الدم منه أعاد بعد ما يمضمض ويغسل ما ماس الدم منه لأنه صلى وعليه نجاسة لا لأن وضوءه انتقض قال الشافعي: أخبرنا مالك بن أنس عن عبد الله بن أبي بكر بن محمد بن عمر بن حزم أنه سمع عروة ابن الزبير يقول دخلت على مروان بن الحكم فتذاكرنا ما يكون منه الوضوء فقال مروان ومن مس الذكر الوضوء فقال عروة ما علمت ذلك فقال مروان أخبرتني بسرة ابنة صفوان أنها سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول إذا مس أحدكم ذكره فليتوضأ أخبرنا سليمان بن عمرو ومحمد بن عبد الله عن يزيد بن عبد الملك الهاشمي عن سعيد ابن أبي سعيد المقبري عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال إذا أفضى أحدكم بيده إلى ذكره ليس بينه وبينه شيء فليتوضأ أخبرنا الشافعي قال أخبرنا عبد الله بن نافع وابن أبي فديك عن ابن أبي ذئب عن عقبة ابن عبد الرحمن عن محمد بن عبد الرحمن بو ثوبان أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إذا أفضى أحدكم بيده إلى ذكره فليتوضأ وزاد ابن نافع فقال عن محمد بن عبد الرحمن بن وثوبان عن جابر بن عبد الله عن النبي صلى الله عليه وسلم وسمعت غير واحد من الحفاظ يرويه ولا يذكر فيه جابرا قال وإذا أفضى الرجل ببطن كفه إلى ذكره ليس بيهما وبينه ستر وجب عليه الوضوء قل وسواء كان عامدا أو غير عامد لأن كل ما أوجب الوضوء بالعمد أوجبه بغير العمد قال وسواء قليل ما ماس ذكره وكثيره وكذلك لو مس دبره أو مس قبل امرأته أو دبرها أو مس ذلك من صبي أوجب عليه الوضوء فإن مس أنثيته أو أليتيه أو ركبتيه ولم يمس ذكره لم يجب عليه الوضوء وسواء مس ذلك من حي أو ميت وإن مس شيئا من هذا من بهيمة لم يجب عليه وضوء من قبل أن الآدميين لهم حرمة وعليهم تعبد وليس للبهائم ولا فيها مثلها وما ماس من محرم من رطب دم أو قيح أو غيره غسل ما ماس منه ولم يجب عليه وضوء وإن مس ذكره بظهر كفه أو ذراعه أو شيء غيره بطن كفه لم يجب عليه الوضوء فإن قال قائل فما فرق بين ما وصفت قيل الإفضاء باليد إنما هو ببطنها كما تقول أفضى بيده مبايعا وأفضى بيده إلى الأرض ساجدا أو إلى ركبتيه راكعا فإذا كان النبي صلى الله عليه وسلم إنما أمر بالوضوء منه إذا أفضى به إلى ذكره فمعلوم أن ذكره يماس فخذيه وما قارب من ذلك من جسده فلا يوجب ذلك عليه بولالة السنة وضوءا فكل ما جاوز بطن الكف كما ماس ذكره مما وصفت وإذا كان مماستان توجب بأحدهما ولا توجب بالأخرى وضوءا كان القياس على أن لا يجب وضوء مما لم يمسا لأن سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم تدل على أن ما ماس ما هو إنجس من الذكر لا يتوضأ أخبرنا سفيان عن هشام عن فاطمة عن أسماء قالت سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن دم الحيض يصيب الثوب قال حتيه ثم اقرصيه بالماء ثم رشيه وصلي فيه قال الشافعي: وإذا أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم بدم الحيض أن يغسل باليد ولم يأمر بالوضوء منه فالدم أنجس من الذكر قال وكل ما ماس من نجس قياسا عليه بأن لا يكون منه وضوء وإذا كان هذا في النجس فما ليس بنجس أولى أن لا يوجب وضوءا إلا ما جاء فيه الخبر بعينه قال وإذا ماس نجسا رطبا أو نجسا يابسا وهو رطب وجب عليه أن يغسل ما ماسه منه وما ماسه من نجس ليس برطب وليس ما ماس منه رطبا لم يجب عليه غسله ويطرحه عنه
أخبرنا مسلم عن ابن جريج عن عطاء قال إن الريح لتسفى علينا الروث والخرء اليابس فيصيب وجوهنا وثيابنا فننفضه أو قال فنمسحه ثم لا نتوضأ ولا نغسلهقال الشافعي: وكل ما قلت يوجب الوضوء على الرجل في ذكره أوجب على المرأة إذا مست فرجها أو مست ذلك من زوجها كالرجل لا يختلفان أخبرنا القاسم بن عبيدالله بن عبد الله بن عمر قال الربيع أظنه عن عبيدالله ابن عمر عن القاسم عن عائشة قالت إذا مست المرأة فرجها توضأت قال وإذا مس الرجل ذكره بينه وبينه شيء ما كان إلا أنه غير مفض إليه لم يكن عليه وضوء فيه رق ما بينه وبينه أوصفق
21.38 |
Posted in
Referensi Hukum Islam
|
Read More »

Wah aku dapat award lagi nih dari
sahabat omega, seneng banget rasanya. And award ini award yang ketiga yang telah kudapatkan, aku juag tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih untuk
sahabat omega yang telah memeberikan award yang sangat bagus ini kepadaku MAKASIH BANGET YA!!!
Award kali ini tampaknya lain dari award yang pernah
sollonk terima. Award kali ini dapat dikategorikan award terbaik yang pernah harun terima karena mempunyai beberapa keunggulan.
1. Bersifat Internasional
2. Award ini bisa diberikan lagi kepada sobat blogger tanpa ada jumlah batasan
3. Aturannya tidak ketat (Tidak wajib untuk mengerjakan PR)
4. Award ini bisa menjadi backlink karena sobat yang diberi award harus mencantumkan nama, nama blog, URL blog kita.
5. Dengan award ini blog kita bisa terdaftar di
BLoGGiSTa iNFo CoRNeR asal kita memberitahu posting awardnya.
Berikut aturan yang harus dijalankan penerima award (Copas dari http://www.omega24.co.cc/>sahabat omega)
1. Link the person who tagged you (Tautkan dengan orang yang men-tag kamu).
2. Copy the image above, the rules and the questionnaire in this post(Kopikan gambar di atas berikut aturan dan pertanyaan pada postingan ini).
3. Post this in one or all of your blogs (Posting award ini pada satu atau pada semua blog milik kamu).
4. Answer the four questions following these Rules (Jawab empat pertanyaan di bawah dengan mengikuti aturan yang ada).
5. Recruit at least seven (7) friends on your Blog Roll by sharing this with them (Rekrut sedikitnya tujuh orang teman yang ada pada Blog Roll kamu lalu berbagi award ini dengan mereka).
6. Come back to BLoGGiSTa iNFo CoRNeR (PLEASE DO NOT CHANGE THIS LINK) at http://bloggistame.blogspot.com and leave the URL of your Post in order for you/your Blog to be added to the Master List (Kunjungi BloGGiST INFo CoRNeR (Jangan ubah linknya) di http://bloggistame.blogspot.com dan tinggalkan URL blog kamu untuk ditambahkan ke Master List).
7. Have Fun! (Selamat bersenang-senang!)
Questions & Your Answers (Pertanyaan & Jawaban):
1. The person who tagged you (Orang yang me-tag kamu): omega 24
2. His/her site's title and url (Judul situs dan url-nya): omega 24 blog of the omega, http://www.omega24.co.cc//
3. Date when you were tagged (Tanggal ketika men-tag kamu): August 16, 2009
4. Persons you tagged (Orang-orang yang kamu tag atau beri award):
Dibawah ini adalah sobat blogger yg berhak menerima award. Tapi tidak menutup kemungkinan blog yang tidak tercantum di link list juga bisa dapat award kalau memang memenuhi kriteria.
1. SD Negeri Leuwimunding 3
2. kiyai ceret
3. ida
4. blog kuliner
5. 9w2phj
20.13 |
Posted in
AWARD
|
Read More »

inalillahi wainalillahi rojiun selamat tinggal teman karib ku yang selelu penuh keriangan, canda tawamu akan selalu terkenang dimanapun engkau berada jiwa semangatmu akan slalu menyertai kami semoga Allah menerimamu disisinya dan ditempatkan disisi orang-orang soleh, amin sahabat semua saya minta doanya atas kepergian sahabat kami yang bernama Ahmad Baihaq mudah-mudahan allah menerima disisi-Nya amin
19.19 |
Posted in
|
Read More »

maksih atas komennya ya insaallah akan saya jawab pada postingan kali ini jika alau jawaban saya salah saya mohon maaf karna saya adalah manusia yang tempat nya salah ( Al-Insanu mahalul Khoto) kata orang dulu tapi munbgkin benar ya he.....
baik lah akan saya jawab dengan ilmu yang saya punya tentunya dengan kemampuan saya sendiri he.......
Air yang sudah tercampur dengan bahan kimia itu sudah bercampur dengan racun karena namun bahan kimia juga ada yang dibutuhkan oleh manusia dan ada yang merugikan tapi imej orang mendengar bahan kimia itu kayanya racun padahal banyak kegunaan dari bahan kimia tersebut.
Nah bagaimana kalo air yang kita minum alias air mineral dicampur dengan bahan kimia dilihat dari proses pengolahan air minum rata-rata pake kaporit atau penjernih air lainya padahal air yang sehat adalah air yang masih alami yang belum di campur oleh bahan kimia contohnya air sumur atau mata air kita bisa langsung minum tapi menurut kesehatan itu air mentah dan tidak sehat bagi kehidupan.
Proses pembuatan air mineral itu yang saya tahu ada dua cara 1) dengan cara penyulingan dan 2) dengan dicampurnya bahan kimia.
kalo dengan penyulingan itu layak untuk diminum namun kalo dengan menambah bahan kimia terlalu banyak itu akan menyebabkan kanker....kita bisa merasakan air mana yang dari hasil penyulingan dengan yang menambahkan bahan kimia kalo air yang dengan cara menambahkan bahan kimia itu dari rasa dan bau udah kerasa ada bau bahan kimia tersebut namun kalo asli dengan penyulingan itu rasa dilidah enak dan tidak terasa pahit ketika kita minum jadi kalo rasa dan baunya itu asli dalam artian tidak ada aroma bahan kimia maka itu boleh untuk diminum namu kalausebaliknya maka janganlah diminum karena bisa menyebabkan kanker.....
saya minta maaf kalo saya so...tau mungkin berbagi pengalaman aja dengan sobat-sobat semua karena saya adalah manusia biasa yang tidak ada daya upaya.........segalanya kita serahkan pada yang kuasa...."inalillahi wainnailaihi rujiun" segala baerasal dari Allah maka kita juga akan kembali kepada Allah
13.03 |
Posted in
Forum Muhawaroh
|
Read More »
Bagaimana hukumnya air ledeng yang pipanya kemasukan najis?
Jawaban :
Apabila najis itu ikut mengalir, maka air satu jiryah (satu aliran) yang bersamaan dengan najis tersebut hukumnya najis, sedangkan aliran selanjutnya suci.
Apabila najis tersebut keras dan tidak ikut mengalir (menempel pada pipa), maka hukum air yang melewatinya adalah najis.
Keterangan :
1. Satu jiryah adalah satu gelombang air yang seukuran dengan besarnya lubang pipa tersebut.
2. Air tersebut dapat suci kembali apabila berkumpul menjadi dua qullah dan tidak berubah sifat-sifatnya.
Dasar Hukum:
Kasifatus Saja Halaman 22
اعلم ان المــاء الجــارى كالــراكد فيمـا مـرلـكن الـعبرة فى الـجارى نـفسـها لامـجمـوع الـماء. فان الجــارية مـتـفاصـلة حـكمــا وان اتـصـلت فى الحـس لان كـل جـرية طالــبة لما قـبـلـها هاربــة عـما بعــدها. فان كانت الجــرية وهي الدفــعة التى بين حافــتي الـنهـر فى الـعرض دون الـقـلـتين تنــجس بمـلاقة النجــاسة ســواء تـغـير ام لا, ويــكون محــل تلك الجــرية من النـهر نجــسا ويطـهر بالجــرية بـعدهـا ويـكون فى حـكم غسالة النجــاسة حـتى اذا كانـت مـغـلظة فلا بد من ســبع جـريات عليــها ومن التـرتب أيضـا فى غـير الارض الـترابية. هـذا فى نجـاسة تجــري فى المــاء, فان كانت جــامدة واقـفة فذالك المــحل نجــس وكل جـرية تمــر بـها نجـــسة الى ان يجتــمع قـلـــتان مـنه فى موضـع كفــسقية مــثلا فحــينـئذ هو طـهور اذا لم يتــغير بـها . اهـ
“Ketahuilah bahwa hukum air tenang sama dengan air mengalir. Akan tetapi yang dihitung dari air mengalir adalah air itu sendiri bukan air setelah dikumpulkan. Hal ini, karena air mengalir secara hukum saling berpisah antara aliran satu dengan lainnya, walaupun secara kenyataan air itu bersambung, karena setiap satu aliran air membutuhkan aliran sebelumnya dan terpisah dengan aliran berikutnya.
Apabila satu gelombang air yang memenuhi diantara dua sisi sungai (misalnya) itu kurang dari 2 (dua) qullah, maka satu aliran air tersebut menjadi najis jika bertemu dengan najis, baik sifat-sifat airnya berubah ataupun tidak. Begitupun tempat jatuhnya najis menjadi najis. Dan bisa menjadi suci kembali oleh aliran air berikutnya. Sehingga apabila yang jatuh tersebut berupa najis mugholladzoh, maka diperlukan 7 (tujuh) gelombang air yang mengalirinya yang salah satunya dicampuri tanah, jika tempat mengalirnya air tersebut tidak mengandung tanah.
Hukum tersebut berlaku pada najis yang ikut mengalir dengan aliran air. Sedangkan apabila najis itu tidak ikut mengalir dengan aliran air, artinya tetap menempel pada tempatnya, maka tempat yang ditempeli najis tersebut menjadi najis dan air yang melewati najis tersebut menjadi najis. Namun air tersebut dapat suci kembali, manakala sudah berkumpul menjadi 2 (dua) qullah atau lebih pada suatu tempat, misalnya pada pancuran dan sifat-sifatnya tidak mengalami perubahan”. (Kasifatus Saja Halaman 22)
(Hasil Bahtsul Masail di PP. MUS. Sarang Rembang)
20.22 |
Posted in
Forum Muhawaroh
|
Read More »
Apakah suci dan mensucikan (Thahir Muthohir) air keruh yang sudah berubah warna dan rasanya, setelah diberi kaporit atau obat sejenisnya menjadi jernih/tawar kembali, misalnya air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum).
Jawaban :
Pada prinsipnya air tersebut termasuk Suci Mensucikan (Thohir Muthohir), karena proses kimiawinya tidak merubah sifat-sifat air mutlaq, selama perubahannya tidak terlalu berat.
Penjelasan :
Air keruh itu pada asalnya adalah air jernih/air mutlaq yang hukumnya Suci Mensucikan (thohir Muthohir). Kemudian karena tercampur dengan benda kotor atau benda najis, maka berubah menjadi keruh/kotor atau najis. Hukum air seperti ini akan berubah menjadi air suci tetapi tidak mensucikan (Thohir Ghoiru Muthohhir) jika warna, rasa dan baunya berubah banyak atau bahkan menjadi air najis.
Air semacam ini dapat menjadi suci kembali (thohir Muthohir) dengan cara diproses agar warna, bau dan rasa air kembali seperti semula. Salah satunya adalah dengan cara disuling atau diberi benda lain yang suci (Red).
Dasar Hukum :
1. I’anatuth Thalibin Juz I Hal. 30
2. Hasyiyah Al-Bajuri Juz I hal. 31
3. Nihayatul Muhtaz Juz I hal. 56
1. ولايــضر تغــير لايمــنع الاسم لــقـلته ولو احتمــالا بــأن شك اهو كـثير أوقـليل (اعانة الطالــبين جزء 1 ص. 30)
“ Perubahan air akibat tercampur dengan benda suci tidak akan menjadikan air tersebut hilang kesuciannya, jika perubahannya sedikit yang tidak menghilangkan sifat-sifat air mutlaq. Perubahan sedikit itu, baik secara nyata ataupun dikira-kira saja, misalnya ketika ragu apakah perubahan itu banyak atau sedikit”. (I’anatuth Thalibin Juz I Hal. 30)
2. (قوله تــغـيرا) اي كــثيرا كمااشـار الــيه بــقولــه يمـنع اطـلاق اسم المــاء علــيه فـانـه يمنــع ذلك لكــثرتــه بحـيث يــقــول كل من راه هــذا ليس مـاء فان كان الـتغــير قليــلا بحــيث لا يمـنع اطـلاق اسم المــاء علــيه لم يـضر كـما ســيذكـره الشـارح. وكــذا ولو شــك هل التـغـير كـثير أو قلــيل فانه لايـضر لانــا لانســلب الطــهوريـة بالشك (حـاشية الباجــوري جـزء 1 ص.31)
“Air Mutlaq berubah status hukumnya menjadi tidak mensucikan, jika dicampuri benda suci yang mengakibatkan sifat-sifat air tersebut berubah banyak dan hilangnya nama air mutlaq, sehingga setiap orang yang melihatnya akan mengatakan : “ini bukan air”.
Lain halnya, jika sifat-sifat air tersebut hanya berubah sedikit yang tidak menghilangkan nama air mutlaq, maka tetap dihukumi air Suci dan mensucikan. Begitupun halnya jika ragu, apakah perubahan itu banyak atau sedikit. Sebab kita tidak dapat menghilangkan hukum air suci hanya karena keraguan” (Hasyiyah al-Bajuri Juz I hal. 31)
3. (فالمـتغـير بمـستغــنى عـنه) طاهر مخالـط (كزعـفران تغــيرا يمـنع اطـلاق اسم المــاءغــير طـهور ) بان يحـــدث له بسـبب ذلك اسم اخــرويــزول بـه وصف الاطــلاق. ( نــهايـة المحــتاج جــزء 1 ص. 56 )
“Air yang berubah karena tercampur dengan benda suci yang bukan bagian dari air tersebut, seperti tercampur dengan minyak za’faron, maka dihukumi tidak suci mensucikan. Hal tersebut, jika perubahannya dapat menghilangkan nama air mutlaq, seperti munculnya nama baru bagi air tersebut (misalnya, tadinya air kolam menjadi air sabun, karena tercampur sabun yang sangat banyak)” (Nihayatul Muhtaj Juz I hal, 56)
(Hasil Bahtsul Masail PP. Raudlatuth Thalibin Tanggir Tuban dan MMPP di PP. Mojosari Brebek Nganjuk. Begitu juga hasil Muktamar NU di Ponpes Al-Munawwir Jogjakarta Tahun 1989)
20.12 |
Posted in
Forum Muhawaroh
|
Read More »
kadang dalam koneksi baik itu telepon atau sms kita banyak kendala entah itu sinyal atau yang lainnya padahal di hp yang lain tidak ada gangguan baik itu sinyal/atau yang lain maka kita bisa mengeceknya lewat kode rahasia berikut ini :
Call Diverting
All
To Activate: * * 21 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 21 # [SEND]
To Check: * # 21 # [SEND]
No Answer
To Activate: * * 61 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 61 # [SEND]
To Check: * # 61 # [SEND]
Unreachable
To Activate: * * 62 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 62 # [SEND]
To Check: * # 62 # [SEND]
Busy
To Activate: * * 67 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 67 # [SEND]
To Check: * # 67 # [SEND]
To Cancel All Call Forwarding # # 002 # [SEND]
Diverting Data Calls
All
To Activate: * * 21 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 21 # * 25 [SEND]
To Check Status: * # 21 # * 25 # [SEND]
No Answer
To Activate: * * 61 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 61 * 25 # [SEND]
To Check Status: * # 61 # * 25 # [SEND]
Unreachable
To Activate: * * 62 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 62 # * 25 # [SEND]
To Check Status: * # 62 # * 25 # [SEND]
Busy
To Activate: * * 67 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 67 # * 25 # [SEND]
To Check Status: * # 67 # * 24 # [SEND]
Diverting Fax Calls
All
To Activate: * * 21 * NUMBER * 13 #[SEND]
To Cancel: # # 21 # * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 21 # * 13 # [SEND]
No Answer
To Activate: * * 61 * NUMBER * 13 # [SEND]
To Cancel: # # 61 * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 61 # * 13 # [SEND]
Unreachable
To Activate: * * 62 * NUMBER * 13 # [SEND]
To Cancel: # # 62 # * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 62 # * 13 # [SEND]
Busy
To Activate: * * 67 * NUMBER * 13 # [SEND]
To Cancel: # # 67 # * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 67 # * 13 #[SEND]
Call Barring
Before you can activate these barring services you will need a barring code from your service provider. Call Barring can not be activated if Call Forwarding diverts are already in use.
All Calls
To Activate: * 330 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 330 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 330 # [SEND]
All Outgoing Calls
To Activate: * 333 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 333 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 333 # [SEND]
All Incoming Calls
To Activate: * 353 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 353 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 353 # [SEND]
All Outgoing Calls
To Activate: * 33 * BARRING CODE# [SEND]
To Cancel: # 33 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 33 # [SEND]
All Outgoing International Calls
To Activate: * 331 * BARRING CODE# [SEND]
To Cancel: # 331 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 331 # [SEND]
All Outgoing International Calls Except To Home Country
To Activate: * 332 * BARRING CODE# [SEND]
To Cancel: # 332 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 332 # [SEND]
All Incoming Calls
To Activate: * 35 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 35 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 35 # [SEND]
All Incoming Calls When Outside Home Country
To Activate: * 351 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 351 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 351 # [SEND]
Canceling All Call Barring # 330 * BARRING CODE # [SEND]
Call Waiting
To Activate: * 43 # [SEND]
To Deactivate: # 43 # [SEND]
To Check: * # 43 # [SEND]
Calling Line Identity
Outgoing
To Activate: * 31 # [SEND]
To Deactivate: # 31 # [SEND]
To Check: * # 31 # [SEND]
Incoming
To Activate: * 30 # [SEND]
To Deactivate: # 30 # [SEND
mudah-mudahan dapat bermanfaat.....
selamat mencoba......
14.00 |
Posted in
HANDPONE
|
Read More »
Habib “NEON” ???? , Saya penasaran kenapa Julukan seorang Ulama termasyhur disurabaya , seorang Ahli Bait min Zurriyati Rosulillah saw digelari dengan “Neon”. Setahu saya Neon itu bahasa Jadul ( jaman dulu) adalah lampu listrik berbentuk tabung yang berisi gas Neon, Apa dulu Ulama tersebut seorang pengusaha lampu listrik Neon?? , berangkat dari penasaran saya coba cari cari sumber Referensi Kenapa Habib Muhammad yang bermarga Al idrus diberi gelar dengan Habib Neon ???
Dan ternyata Ada cerita menarik yang perna saya dengar bahwa suatu hari di Masjid Surabaya di gelar Majlis ta’lim yang diadakan rutin setelah ba”da isya , puluhan orang memadati masjid untuk mengikuti dan mendengarkan tausiah dari seorang ulama , tiba tiba listrik padam serentak jamaah berhamburan keluar ruangan masjid karena gelap gulita, nampak dari kejauhan seseorang menghampiri menuju masjid dengan menggunakan Gamis khas Yaman dan dipundaknya terlilit sorban berwarna hijau dan tak lain beliau adalah Habib Muhammad bin Husein Al idrus , tiba tiba saat beliau memasuki masjid ruangan masjid yang semula gelap menjadi terang terlihat pancaran cahaya dari tubuh Habib Muhammad bin husein al idrus, semua jamaah dibuat terperanjat menyaksikan kejadian tersebut. Tubuh Habib Muhammad dapat memancarkan cahaya seperti Neon ( lampu listrik) . Sejak saat itu Habib Muhammad dikenal dan dijuluki sebagai Habib Neon karena tubuhnya dapat memancarkan cahaya.
Ulama Surabaya kelahiran Tarim Yaman tahun 1898 M , merupakan sosok ulama min auliyaillah yang menjadi panutan dan tempat Curhat para warga masyarakat baik di Surabaya maupun dari berbagai daerah di tanah air. Sejak kecil mendapat tempaan ilmu dari Ayahandanya Habib Husein bin Zainal Abidin Al idrus yang memang seorang ulama dan arif billah , Marga beliau Alidrus yang artinya ketua orang-orang tashauf dan kebanyakan Ulama yang bermarga Alidrus ahli tashauf sebut saja Shohibul Ratib Al imam Habib Abdulloh bin Abu bakar Al idrus dan Shohibul Luar batang Habib Husein bin bi bakar Al Idrus juga seorang Ahli Thasauf. Begitupula dengan Habib Muhammad bin Husein Al Idrus sosok ulama Surabaya yang Ahli Thasauf. Beliau gemar berpuasa karena menurutnya Sumber dari Nafsu adalah perut yang terlalu kenyang dan berlebihan , beliau melakukan Mujahadah berpuasa sepanjang tahun dan makan sahur serta berbuka puasa hanya dengan 7 butir korma itu semua beliau lakukan semata mata agar merasa dekat dengan Alloh dan mengikuti cara cara ibadah para ulama ulama salapus sholeh .
Habib Muhammad bin husein ali drus terkenal sebagai sosok ulama yang tawadhu’ dan sangat memuliakan tamu yang berkunjung kerumahnya dan selalu menghadiri setiap kali beliau diundang terutama oleh fakir miskin. Setiap tamu yang berkunjung dan bertemu Habib Muhammad bin husein al idrus merasa sangat senang akan keramahan beliau dan bahkan sepertinya Habib Muhammad sudah tahu lebih dahulu apa yang akan diungkapkan sang tamu ini merupakan Karunia Alloh yang telah diberikan kepada Ulama min awliyaillah Habib Muhammad bin Husein al Idrus . Beliau juga sangat memuliakan para ulama ulama bahkan beliau pernah pergi berbulan bulan sekedar untuk untuk silahturahim dengan para ulama mengambil Tabaruk seperti ke Palembang, pekalongan , Tuban dan lain lain. Prilaku marga al idrus yang mengalir dalam darahnya menjadikan beliau memiliki maqom yang tinggi ahli dalam Ma’rifatulloh. Beliau tidak banyak bicara yang keluar dari mulutnya hanya merupakan untian mutiara hikmah dan dzikir, tidak pernah berbicara tentang hal hal yang tidak berguna , terkenal sangat dermawan kepada siapa saja yang membutuhkan.
Sepanjang hidupnya beliau gunakan untuk berdakwah dan mensyiarkan agama alloh, tanggal 22 juni 1969 Habib Muhammad bin Husein Al idrus kembali kerahmatulloh dalam usia 71 tahun dan dimakamkam di TPU pegirikan Surabaya . Maqom beliau tak pernah sepi dari peziarah yang datang dari berbagai daerah di Nusantara terutama sekali ketika acara haul Beliau ribuan orang akan tumpah ruah kejalan.
20.48 |
Posted in
biografi
|
Read More »
A. DEAD OF ALL (MATI TOTAL) – (3300, 3315, 3330, 3350)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Batt rusak (voltase normal 3,6 V)
2. Connector batt rusak
3. Face batt (permukaan saat batt dihubungkan ke connector dengan voltase 3,0 V)
4. Putus jalur antara V batt ke power supply (IC cont)
5. IC program rusak
6. Cek program rusak
7. Putus hubungan antara switch ke C cont
8. Software rusak
Solusi / Servise & Repair:
1. Pastikan tegangan batt minimal 3,6 V
2. Pastikan tegangan melewati connector saat batt dihubungkan ke connector dengan voltase 3,0 V
3. Pastikan permukaan connector batt bersih dari kotoran
4. Periksa jalur antara V batt ke C cont (permukaan V batt (+) dan capasitor nilai 3,3 μf) harus hubung, cek Vrx, Vtx
5. Cek IC CPU, flash, RAM
6. Cek switch on/off pastikan dalam kondisi bagus
7. Cek hubungan switch on/off ke C cont, jalur dari R 422 (orr) menuju R 244 (10 KΩ)
8. Di flash (di softwarekan)
B. TIDAK ADA SINYAL (3310, 3315, 3330, 3350, 8210, 8250, 3610, 2100, 3210, 5110, 6110, 5510, 8810, 8850)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Kontak antena dan permukaan connector
2. Bagian Rx (Receiver) sinyal rusak
3. Bagian Tx (Transmitter) sinyal rusak
4. Tegangan ke Tx, Rx tidak ada
Solusi / Servise & Repair:
1. Pastikan bagian Rx antara connector & antena baik
2. Cek bagian Rx (penerima sinyal) switch Ant – HAGAR – Switch Alost – VCO – Hagar – C cont
3. Cek bagian Rx (Receiver) sinyal PA – VCO – HAGAR - Switch Ant
4. Cek tegangan VRx, VTx pada power supply IC cont
Note:
*Untuk memastikan yang trouble Tx/Rx coba disetting dahulu (pengaturan – pengaturan telp. – manual – tunggu : berarti bagian Tx
*Sebelum pergantian komponen usahakan dipanasi dahulu komponen yang terkait
C. LCD BLANK – LAYAR TIDAK TAMPAK GAMBAR (SEMUA JENIS NOKIA)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Rubber connector rusak
2. LCD rusak
3. Software
4. Jalur Voltse LCD putus
Solusi / Servise & Repair:
1. Bersihkan atau ganti connector
2. *Pada LED orisinil ada dua buah kapasitor coba disolder ulang (dengan sangat hati – hati!)
3. Software tekena gejala : apabila di on kan atau dinyalakan ada gambar blok hitam kemudian tidak tampil gambar lagi
D. LCD SCREEN TOO CONTRAST (LCD LAYAR TERLALU KONTRAS – BLOK HITAM) (SEMUA JENIS NOKIA)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Software
2. LCD rusak
Solusi / Servise & Repair:
1. Kurangi kontrasnya dengan disoftwarekan
2. Ganti LED
E. LCD PICTURE THE DISORDERLY (LCD GAMBARNYA ACAK – ACAKAN) – (SEMUA JENIS NOKIA)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Rubber rusak
2. LCD rusak
Solusi / Servise & Repair:
1. Ganti rubber yang baru
2. Ganti LCD yang baru
F. NO CHARGE (TIDAK BISA DICAS) – (3310, 3330, 3350, 8210, 8250, 3610, 2100, 3210, 5110)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Layar tidak menampilkan indikator cas
2. Layar menampilkan indikator cas tetapi tidak mengisi
3. HP dalam kondisi mati hanya menampilkan indikator batt tetapi indikator cas tidak jalan, kemudian diikuti suara (theet) tanda tidak mengisi
4. Tidak ada indikator cas saat melakukan pengecasan
Solusi / Servise & Repair:
1. - Cek ( cas charger out) V out, tegangan tanda 5 – 8 V
- Cek connector cas
- Cek fuse (sekering)
- Cek jalur dari voltase pada charger – IC cas
2. Cek resistor atau jalur antara R 204 – voltase batt (+)
3. CPU rusak
4. Cek jalur kapasitor C 200 / 201 – resistor R 200 mungkin putus
Note:
* Apabila pada saat posisi off melakukan pengecasan, pada layar muncul tampilan batt yang kadang tampak dan kadang tidak tampak
* Gejala ini menujukan adanya connector batt yang tidak tersambung, periksa dengan teliti connector batterainya
G. DERING MATI (33_ _ , 82_ _ , 3210, 2100, 3610)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Buzzer mati
2. Jalur mati
3. IC yang menggunakan interface rusak
Solusi / Servise & Repair:
1. Cek buzzer dengan dihubung singkatkan dengan tegangan DC 3V
2. Cek dengan jalur kaki 5 dari kanan atas menuju buzzer (+) harus hubung
3. Ganti IC yang menggunakan interface
20.25 |
Posted in
HANDPONE
|
Read More »
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Mengajar adalah salah satu pekerjaan professional yang menuntut kemampuan dan keterampilan khusus, salah satu kemampuan yang dituntut adalah kemempuan melaksanakan pembelajaran yang mendidik, karena itu seorang guru disarankan untuk menguasai keterampilan mengajar yang merupakan salah satu aspek penting dalam profesi guru.
Menurut hasil penelitian ( Turney,1979), terdapat delapan keterampilan dasar yang dianggap berperan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Keterampilan yang dimaksud adalah :
- Bertanya
- Memberi penguatan
- Mengadakan variasi
- Menjelaskan
- Membuka dan menutup pelajaran
- Membimbing diskusi kelompok kecil
- Mengelola kelas
- Mengajar kelompok kecil dan perorangan
B. Perumusan Masalah
Dengan melihat latar belakang masalah diatas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
- Apa yang dimaksud dengan keterampilan dasar mengajar?
- Bagaimana langkah-langkah untuk dapat menguasai keterampilan dasar mengajar?
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan berdasarkan perumusan masalah tersebut diatas adalah untuk mengetahui manfaat keterampilandasar mengajar dan langkah-langkah untuk dapat menguasai keterampilan tersebut.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Keterampilan Bertanya
Keterampilan bertanya merupakan keterampilan yang bersifat mendasar yang dipersyaratkan bagi penguasaan keterampilan berikutnya. Untuk dapat menguasai keterampilan memberi penguatan kita dituntut sudah menguasai keterampilan bertanya dengan kata lain kita tidak mungkin menguasai keterampilan member penguatan apabila kita belum menguasai keterampilan bertanya.
Ada empat alasan mengapa seorang guru perlu menguasai keterampilan bertanya, yaitu:
- Guru cenderung mendominasi kelas dengan ceramah
- Siswa belum terbiasa mengajukan pertanyaan
- Siswa harus dilibatkan secara mental-intelektual dengan maksimal
- Adanya anggapan bahwa pertanyaan hanya berfungsi untuk menguji pemahaman siswa
Pertanyaan yang baik mempunyai berbagai fungsi, antara lain:
- Mendorong siswa untuk berfikir
- Meningkatkan keterlibatan siswa
- Merangsang siswa untuk mengajukan pertanyaan
- Mendiagnosis kelemahan siswa
- Memusatkan perhatian siswa pada satu masalah
- Membantu siswa mengungkapkan pendapat dengan bahasa yang baik
Pada dasarnya keterampilan bertanya dapat dikelompokan menjadi dua bagian besar, yaitu keterampilan bertanya dasar dan keterampilan bertanya lanjutan.
Keterampilan bertanya dasar terdiri atas komponen-komponen :
- Pengajuan pertanyaan secara jelas dan singkat
- Pemberian acuan
- Pemusatan
- Pemindahan giliran
- Penyebaran
- Pemberian waktu berfikir
- Pemberian tuntutan
Sedangkan keterampilan bertanya lanjut terdiri dari komponen :
- Pengubah tuntutan kognitif dalam menjawab pertanyaan
- Pengatur urutan pertanyaan
- Penggunaan pertanyaan pelacak
- Peningkatan terjadinya interaksi
Dalam menerapkan keterampilan bertanya dasar dan lanjutan, seorang guru perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut :
- Kehangatan dan keantusiasan
- Menghindari kebiasaan mengulang pertanyaan sendiri, menjawab pertanyaan sendiri,
- Menjawab pertanyaan sendiri, mengajukan pertanyaan yang mengundang jawaban serempak, mengulangi jawaban siswa, mengajukan pertanyaan ganda.
- Dan menunjuk siswa sebelum mengajukan pertanyaan
- Waktu berfikir yang diberikan untuk pertanyaan tingkat lanjut lebih banyak dari yang diberikan untuk pertanyaan tingkat dasar
- Pertanyaan pokok harus disusun terlebih dahuli, kemudian dinilai sesudah seselai mengajar
B. Keterampilan Memberi Penguatan
Setelah kita menguasai keterampilan bertanya, keterampilan berikutnya yang harus dikuasai adalah keterampilan memberi penguatan.
Penguatan adalah respon yang diberikan oleh guru terhadap perilaku siswa yang baik yang menyebebkan siswa itu terdorong untuk mengulangi atau meningkatkan perilaku yang baik tersebut.
C. Keterampilan Mengadakan Variasi
Variasi adalah keanekaragaman yang membuat sesuatu tidak monoton, variasi dalam bentuk pembelajaran bertujuan untuk:
- Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar
- Meningkatkan motipasi siswa
- Mengembangkan keingintauan siswa
- Mlayani gaya belajar siswa yang berfariatip
- Meningkatkankadar keaktifan siswa
Variasi dalam kegiatan pembelajaran dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu:
1) Variasi dalam gaya mengajar
a) Variasi suara
- Dari besar ke kecil
- Dari tinggi ke rendah
- Dari cepat ke lambat
- Dari nada sedih ke nada gembira
- Dengan memberikan tekanan tertentu pada kalimat yang dituju
b) Pemusatan perhatian
c) Kesenyapan
d) Mengadakan kontak pandang
e) Gerakan badan dan mimic
(1) Tersenyum
(2) Mengerutkan kening
(3) Mengengkat alis
(4) Cemberut
(5) Tertawa
(1) Menggeleng
(2) Mengangguk
(3) Menunduk
- Gerakan bahu
- Gerakan badan secara keseluruhan
(1) Berdiri kaku
(2) Bersikap santai
(3) Gerak mendekati atau menjauhi
(1) Mengangkat tangan
(2) Mengacungkan Ibu jari
(3) Bertepuk tangan
- Perubahan dalam posisi guru
Yaitu dengan cara berpindah-pindah dan tidak terpaku pada satu posisi
2) Variasi pola interaksi dan kegiatan
Dilihatpengorganisasiann siswa, pola interaksi dapat dibedakan atas:
1) Kegiatan klasikal
2) Kegiatan kelompok kecil
3) Kegiatan berpasangan
4) Kegiatan perorangan
3) Variasi penggunaan alat Bantu
Dalam mengadakan variasi, guru perlu mengingat prinsif-prinsif penggunaannya yang meliputi:
1) Kesesuaian
2) Kewajaran
3) Kelancaran dan kesinambungan
4) Perencanaan alat bantu yang memerlukan penyusunan khusus
D. Keterampilan Menjelaskan
Keterampilan menjelaskansangat penting bagi guru karena sebagian besar percakapan guru berpengaruh besar peda pemahaman siswa.
Komponen keterampilan menjelaskan dibagi menjadi dua kelimpok, yaitu:
1) Merencanakan materi penjelasan yang mencakup:
- Menganalisis masalah
- Menentukan hubungan
- Menggunakan hokum, rumus dan generalisasi yang sesuai
2) Menyajikan penjelasan
- Kejelasan
- Penggunaan contoh dan ilustrasi
- Pemberian tekanan
- Balikan
E. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran
Keterampilan membuka pelajaran adalah usaha yang dilakukan guru dalam halmemulai pelajaran, sedangkan keterampilan menutup pelajaran adalah usaha guru untuk mengakhiri pelajaran.
Tujuan membuka pelajaran adalah mempersiapkan siswa untuk mengikuti pelajaran, sedangkan menutup pelajaran bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Adapun komponen keterampilan membuka pelajaran adalah sebagai berikut:
1) Menarik perhatian
2) Menimbulkan motivasi
3) Memberi acuan
4) Membuat kaitan
Adapun komponen keterampilan menutup pelajaran adalah sebagai berikut:
1) Meninjau kembali
2) Menilai
3) Memberi tindak lanjut
Penerapan keterampilan membuka dan menutup pelajaran haruslah mengikuti prinsip kebermaknaan dan berkesinambungan.
F. Kemampuan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil
Guru perlu menguasai keterampilan diskusi kelompok kecil karena :
1) Musyawarah (diskusi) sudah membudaya dalam masyarakat Indonesia;
2) Tiap warga Negara Indonesia diharapkan memiliki keterampilan berdiskusi;
3) Keterampilan berdiskusi / memimpin diskusi tidak dibawa sejak lahir,
4) Diskusi punya peran khusus dalam pencapaian tujuan pendidikan yang bersifat pendudukan sikap, nilai, kebiasaan dan keterampilan.
Diskusi kelompok kecil dapat terjadi jika syarat – syarat berikut dapat dipenuhi, antar lain :
1) Jumlah anggota kelompok 3-9 orang.
2) Terjadinya tatap muka informal.
3) Ada tujuan yang ingin dicapai.
4) Berlangsung secara sistematis
Komponen keterampilanmembimbing diskusi kelompok kecil terdiri dari :
1) Memusatkan perhatian;
2) Memperjelas masalah / uraian siswa;
3) Menganalisi pandangan siswa;
4) Meningkatkan urunan siswa;
5) Menyebarkan kesempatan berpartisipasi;
6) Menutup diskusi;
Agar dapat menerapkan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil secara efektif, guru harus memperhatikan sejumlah hal antara lain :
1) Kesesuaian diskusi dengan topic bidang studi yang dibahas;
2) Kekuatan dan kelemahan diskusi dalam kegiatan pembelajaran;
3) Perencanaan dan persiapan yang matang;
4) Iklim diskusi yang terbuka dan bersahabat;
5) Pemilihan topic diskusi yang tepat
G. Keterampilan Mengelola Kelas
Pengelolan kelas pada dasarnya adalah pengaturan orang dan barang yang memungkinkan terciptanya dan terpeliharanya kondisi belajar yang optimal. Kondisi belajar yang optimal sangat menentukan berhasilnya kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu menguasai keterampilan untuk menciptakan kondisi yang optimal tersebut.
Kegiatan pembelajaran dapat dibedakan menjadi dua masalah, yaitu masalah instruksional dan masalah pengelolaan. Guru harus dapat membedakan kedua masalah tersebut agar dapat menanganinya secara tepat. Masalah instruksional harus diselesaikan secara instruksional.
Komponen keterampilan mengelola kelas terdiri dari keterampilan yang bersifat preventif dan keterampilan yang bersifat represif. Keterampilan yang bersifat preventip berkaitan dengan usuha mencegah terjadinya gangguan, yang dapat ditunjukan dengan :
1) Sikap tanggap;
2) Membagi perhatian;
3) Memusatkan perhatian kelompok;
4) Memberikan petunjuk yang jelas;
5) Menegur;
6) Memberi penguatan;
Keterampilan yang bersifat revresif, berkaitan dengan usaha mengatasi gangguan yang muncul, yang dapat dilakukan melalui tiga pendekatan berikut.
1) Modifikasi tingkah laku, yang mencakup:
- Meningkatkan tingkah laku yang diharapkan;
- Mengajarkan tingkah laku baru, dan
- Mengurangi/menghilangkan tingkah laku yang tidak diharapkan.
2) Pengelolaan kelompok, yang menekankan pada pemecahan masalah melalui diskusi kelompok.
3) Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah.
Agar dapat mengelola kelas secara efektif guru harus memperhatikan beberapa hal disamping harus menghindari sejumlah perilaku yang dianggap mudah menimbulkan gangguan.
H. Keterampilan Mengajar Kelompok kecil dan Perorangan
Pada dasarnya, siswa mempunyai karakteristik yang sangat berbeda satu dengan lainnya. Untuk melayani perbedaan ini, diperlukan variasi pengorganisasian kegiatan klasikal, kelompok kecil, dan perorangan.
Pengajaran kelompok kecil dan perorangan hanya mungkin terwujud jika terpenuhi syarat-syarat berikut.
1) Ada hubungan yang sehat dan akrab antara guru-siswa dan antar siswa.
2) Siswa belajar dengan kecepatan, kemampuan, cara, dan minat sendiri.
3) Siswa mendapat bentuan sesuai dengan kebutuhannya
4) Siswa dilibatkandalam perencanaan belajar
5) Guru dapat memainkan berbagai peran.
Pengorganisasian kegiatan klasikal, klompok kecil, dan perorangan dapat dibuat dengan berbagai variasi, sesuai dengan topik/tujuan, kemempuan siswa, serta waktu dan fasilitas yang ada.
Agar dapat mengelola kegiatan kelompok kecil dan perorangan, guru harus menguasai empat kelompok komponen keterampilan sebagai berikut.
1) Keterampilan mengadakan pendekatan secara pribadi.
2) Keterampilan mengorganisasikan.
3) Keterampilan membimbing dan memudahkan balajar
4) Keterampilan merencanakan dan melakukan kegiatan pembelajaran.
Agar pengajaran kelompok kecil dan perorangan dapat berlangsung secara efektif, guru harus memperhatikan berbagai hal berikut ini :
1) Tidak semua topik dapat di sajikan dalam format kelompok kecil dan perorangan
2) Lakukan pengajaran kelompok kecil dan perorangan secara bertahap.
3) Pengorganisasian siswa, sumber/materi, ruangan dan waktu harus dilakukan secara cermat
4) Kegiatan harus diakhiri dengan kulminasi yang memungkinkan siswa saling belajar
5) Guru harus mengenal siswa secara pribadi
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Keterampilan dasar mengajar adalah salah satu aspek penting dalan kompetensi guru yang menuntut latihan terprogram untuk dapat menuasainya, penguasaan terhadap keterampilan ini memungkinkan guru untuk mampu mengelola kegiatan pembelajaran secara lebih efektip.
Kemampuan dasar mengajar bersifat genetik dan perlu dikuasai oleh semua guru, dengan kemampuan dan pemahaman menerapkan keterampilan dasar mengajar secara utuh dan terintegritas, guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
B. SARAN
Untuk dapat meningkatkan efektipitas pengelolaan kegiatan pembelajaran dan peningkata proses pembelajaran, maka setiap tenaga pengajar diharapkan dapat menguasai, memahami dan menerapkan keterampilan dasar mengajar pada setiap kegiatan belajar mengajar disekolah.
23.46 |
Posted in
Makalah
|
Read More »