Puasa


Pada postingan kali ini saya akan mengupas tentang puasa apa si puasa dan bagaimana puasa itu langsung aja ya sobat semua........
Kata "Shiyam" dan kata "Shaum", kedua-duanya adalah bentuk Mashdar. hal mana menurut (tinjauan dari segio) bahasa mempunyai arti "menahan diri" sedangkan menurut Suara', Ialah " menahan diri dari (mengerjakan) hal-hal yang membatalkan puasa, penahanan mana dengan disertai niat tertentu, (lagi pula dikerjakan) sepanjang hari, oleh orang yang buisa diterima puasanya, yaitu seperti orang yang beragama Islam, berakal sehat, suci dari haid dan niffas".
Beberapa syarat kewajiban mengerjakan puasa adalah 3 hal dan didalam sebagian keterangan redaksi kitab lain, (bahwa syarat wajibnya berpuasa adalah) " 4 perkara" yaitu :
1. Islam
2. Sudah baligh
3. Berakal sehat
4. Mampu untuk mengerjakan puasa
Syarat yang keempat ini, adalah yang ditiadakan pada keterangan redaksi kitab lain, yang memberikan sayarat keharusan berpuasa, hanya 3 hal. maka dengan demikian, berpuasa itu tidak wajib dikerjakan bagi orang-orang yang mempunyai ciri-ciri yang bertentangan dengan syarat-syarat yang tersebut diatas.

Rferensi :
Kitab Fathul Qorib Karya Asy-Syekh Muhammad bin Qasim Al-Ghazi

19.36 | Posted in | Read More »

Sekilas Tentang Tilawatil Qur'an


Sejak tahun 60-an sampai sekarang Qori-qori Indonesia masih tetap menjadikan Qori-qori Timur tengah (Mesir) sebagai sumber dalam menggali maupun mencari ritme (gaya) lagu-lagu tilawatil Qur’an, karena memang pada kenyataannya bacaan-bacaan mereka itu sangat sempurna, banyak kelbihan serta daya tarik yang dimilikinya seprti nafas, pengolahan ritme, atau hoyanya dan juga suara yang khas (Lisanul Araby) nya yang tidak dimiliki oleh orang-orang selainnya (Ajam). maka tak heran kalau bacaan-bacaan mereka masih tetap relevan dan tidak membosanan untuk didengarkan atau dipelajari walaupun sudah puluhan tahun lamanya.
itulah sebabnya, maka qori-qori senior di Indonesia khususnya, tetap mempertahankan serta melestarikan keberadaannya. Adaakalanya mengambil satu qori saja karena dirasa cocok dengan suaranya. ada juga yang mengkombinasikan/ menggabungkan gaya satu Qori dengan lainnya.

Nama-nama Qori tersebut adalah :
1. As-Syeh Mustofa Ismail
2. As-Syeh Shidiq Al-Minsyawi
3. As-Syeh Roghib Mustofa
4. As-Syeh Abd. Basit Abd. Somad
5. As-Syeh Mutawali
6. As-Syeh Hasan antar
7. As-Syeh Mahmud Al-Khushori
8. As-Syeh Sy’ban Asshoyyad
9. As-Syeh Abul ‘Ain Asy-Syuaisya
10. As-Syeh Kamil Yusuf
11. As-Syeh Thoblawi
12. As-Syeh Rif’at
13. Dan lain-lain
Para Qori dan Qoriah senior di Indonesia rata-rata punya koleksi kaset-kaset bacaan qori-qori serta kaset Qosidah tersebut, dan selalu dipelajari serta dicari apabila ada yang cocok untuk diterpkan ke dalam bacaannya, maka di masukkanlah (junior atau yang masih taraf belajar) bisa diterima, maka menjadilah gaya tersebut suatu ritme yang baru dan populer di masyarakat. Akan tetapi keberadaan ritme (gaya) lagu tersebut sangat relatif sekali, artinya cepat atau lambat mesti selalu timbul ritme baru dan kalau sudah begitu, maka ritme yang lama tentunya jarang dipakai, bahkan akhirnya ditinggalkan sama sekali. kalau masih ada saja yang tetap mempertahankannya, mengikutinya, karena sudah dianggap sudah ketinggalan zaman. itulah keberadaan ritme atau gaya lagu yang selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan yang ada.
Khususnya bagi Qori dan Qoriah yang masih baru mengenal lagu (tingkat menengah kebawah) dan masih belum mampu menggali maupun mengambil gaya-gaya atau ritme yang sudah profesional, maka cara yang paling tepat adalah dengan meniru/belajar, baik secara langsung maupun hanya melalui kaset rekaman Qori senior di Indonesia, sebab akan lebih mudah menyesuaikan serta memahami gaya-gaya dan ritme yang di bawakannya.
hal-hal yang perlu diketahui seorang Qori adalah :
1. Nafas : adalah satu bagian yang sangat penting dalam seni baca Al-Qur’an. seorang Qori dan Qoriah yang mempunyai nafas panjang akan membaca kesempurnaan dalam bacaannya, akan terhindar dari waqaf (berhenti) yang bukan tempatnya (Tanaffus) atau akan terhindar dari akhiran bacaan yang terlalu cepat (tergesa-gesa) karena mengejar sampainya nafas.
2. Suara : Bagian suara tidak kalah pentingnya lagi dalam seni membaca Al-Qur’an adalah masalah suara, sebagaimana diketahui bahwa suara manusia itu banyak mengalami perubahan, sejalan dengan bertambahnya usia atau karena masa yang dialaminya, yaitu dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa sampai tua renta. dalam kaitannya dengan keperluan seni baca Al-Qur’an maka yang paling banyak peranannya adalah masa akhir kanak-kanak, remaja, dan dewasa. dalam perubahan-perubahan tersebut pada umumnya adalah dari kanak-kanak ke remaja disitulah terjadi perubahan yang sangat mengejutkan yaitu anatar usia 14 sampai 16 tahun. suatu contoh ketika masih kanak-kanak bisa bersuara lantang dan melengking serta nyaring dengan hanya memakai suara luar saja, tetapi setelah dewasa suara tersebut sudah berubah total menjadi berat sekali. jika suara seperti ini dipakai untuk keperluan seni baca Al-Qur’an yang memerlukan suara/nada tinggi tentu sangat berpengaruh sekali dengan bacaannya, bahkan kalau dipaksakan bisa menjadi suara yang pecah. untuk itulah bagi para Qori yang mengalami perubahan seperti itu harus menggabungkan suara luarnya dengan suara dalam, yaitu suara yang menekan. memang pada awalnya kurang begitu enak di dengar (kaku) dan tentunya memerlukan latihan secara kontinyu untuk bisa menggabungkan serta mengkombinasikan kedua suara tersebut sehingga halus dan merdu.jika sudah bisa menggabungkan dengan baik manfaat lain dari suara tersebut adalah nafas hemat. perubahan yang paling mencolok biasanya pada laki-laki untuk menjaga suara tidak rusak ada beberapa yang harus dilakukan dan juga harus dijauhi yaitu : makanan dan minuman. makanan yang harus dijauhi adalah yang banyak mengandung lemak (berminyak), seperti goreng-gorengan, pedas-pedas, makana yang keras, meroko, kalau buah-buahan seperti nanas, pisang dan lain-lain yang terdapat serat. sedangkan minuman yang harus dihindari seperti es, minuman yang banyak santannya, kopi/teh yang terlalu banyak kadar gulanya, dan lain-lain. sedangkan hal-hal yang dapat memberatkan suara adalah makan yang terlalu kenyang, ketidak stabilan dalam tidur yakni kekurangan atau telalu banyak tidur. untuk menghaluskan serta menguatkan suara, seorang Qori supaya membiasakan minum air masak yang sudah diembunkan di malam hari, makan kuning telur ayam kampung bisa juga ditambah madu asli untuk mrnguatkan suara, minum jahe, air putih, dan minum jeruk, melakukan gurah, cara ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu yang sedikit sekali jumlahnya, yaitu dengan memakai ramuan-ramuan yang dicampuri bawang putih lalu dimasukin ke dalam hidung sampai keluar dahak-dahak yang ada di dalam hidung maupun tenggorokan biasanya + 1 jam lamanya, setelah itu diberi doa-doa (wirid-wirid) yang harus diamalkan pada waktu tertentu dan menjauhi makanan/minuman yang menjadi pantangannya.
demikianlah usaha yang bisa dilakukan dalam pemeliharaan serta peningkatanmasalah nafas dan suara yang bisa penulis jelaskan,oleh karena itu keterbatasan pengetahuan penulis maka penulis sarankan agar para Qori mencari guru yang berpengalaman dalam bidang ini dan bertanya tentang berbagai hal yang berhubungan dengan seni baca Al-Qur’an dan yang penting lagi adalah latihan secara kontinyu disegala waktu dari pagi, siang, sore dan malam, tentunya jangan sampai mengganggu orang0orang disekitar sedangkan manfaatnya, agar kita mempunyai suara yang bisa tahan disegala waktu.


18.51 | Posted in | Read More »

Memelihara sarang burung wallet di menara masjid

Burung wallet jika sudah bertempat dengan di suatu tempat, dapat menghasilkan uang hingga jutaan rupiah. Bagaimana hukumnya memelihara burung walet yang sedang bersarang di menara masjid?

Jawaban :
Hukum memelihara burung walet tersebut di tafsil :
a. BOLEH, apabila menara tersebut tidak termasuk bagian masjid dan burung walet tidak mengotori masjid.
b. TIDAK BOLEH (HARAM), apabila menara tersebut termasuk masjid atau burung walet mengotori masjid.

Maroji :
1. Fathul Jawwad Hal 30 (Syarh Nadhom)
2. Asy Syarwani Juz III Hal. 483
3. Al-Iqna Juz I Hal. 215

1. والطـير ان نزلت فى مسجــد تركت * ولم يجب طردهـا من خوف ذرقـــته
وان به عشــشت فى عشهـا تـركـت * لفرخــها ولبـيض حال حضيـــنتــه
وهــكذاابن دقيـق العيــد صـــنــــفه * وقال هــم اجمعــوا واحكــم بصحــته
(قوله تركت) قال الناظــم لونــزل طير فى مسجــد حرم تنـــفيره وان عــلم أنــــه يبول فيــه ويــذرق ولايجــب تنحــــية فـراخــه من المسجــد ولاغـيره. (قوله وقــال هــم اجمعــوا) على جواز اقتـــناء الحمــام فى المساجــد واســـتدل بذالك على طـهارة بـول مايــؤكل لحـــمه (فــاحكم بصـحته) قـال المصنــف وغـيره ولـعله اراد بالاقــتـــناء انــها اذا عشــشت فى المسجــد تـركت ولم يجــب تـنـــفيرهــا من خـوف الذرق وامــاادخــالهـا قـصــدا وتـركهــا فى المسجــدفلا ينــبغى تجــويزه وان قلـــنا بطـهارة بـولها وذرقــها لان تــنزيــــة المسجــد من المستقـذرات الطاهــرات واجـب. اهـ (فتح الجـواد بشرح منظـومة ابن العمــاد ص. 30)
2. ولا بخــروج المـؤذن الراتــب الى مــنارة منفــصلة عن المسجــد لـكنـــها قـريـبة منه مبنــية له للاذن فى الاصـح لانـها مبنــية لاقــامة شـعائـر المسجــد معدودة من توابــعه. الى ان قــال..... وامــا بعـــيدة عن المسجــد بحــيث لا تــنسب اليـه عرفــا فيمـا يظــهر ثــم رأيـت من ضبـطه بـان تكـون خارجـة عن جـوار المسجـد وجـاره اربعون دارا من كل جـانب , وبعضـهـم ضبطـه بما جاوزحـريم المسجـد اومـبـنية لغيره الذى متصــلا به فيضر صعـودهـا مطلـقا بخـلاف المتصــل به لان المساجـد المـتلاصقـة حكمـها حـكم المسجـد الواحــد وامـا متصـلة بان يـكون بـابهــا فى المسجـد ورحـبته فلا يضـر صعـودهـا مطلـقـا . اهـ (الشـرواني جزء 3 ص. 483)
3. (فـرع) البــناء فى هواء المسجـد ان بنـى قـبل المسجـديـة فليــس له حكـم المسجـد وكـذا ان بنى مع المسجـديـة. امـا لو بنى بـعد المسجـد فله حكم المسجـد . اهـ (هـامش الاقـناع جزء 1 ص. 215)
(Hasil Bahtsul Masail di PP. MUS Sarang Rembang)

01.16 | Posted in | Read More »

Alat-Alat yang terbuat dari tulang bangkai yang masak

Bagaimana hukumnya alat-alat atau bejana yang terbuat dari tulang bangkai yang sudah dimasak ?

Jawaban :
Hukumnya najis, karena tulang bangkai itu secara dzatiyah adalah najis yang tidak dapat disucikan dengan cara apapun.

Penjelasan :
Adapun dalam pemakaiannya, maka ditafshil :
a. Apabila bejana tersebut kering dan dipakai untuk menampung benda kering, maka hukumnya boleh.
b. Apabila bejana itu basah atau kering dan dipakai untuk menampung air sedikit atau benda cair laiinya, maka hukumnya haram.
c. Bangkai yang dipakai untuk membuat bejana bukan berasal dari hewan najis mugholadzoh. Jika tidak, maka haram dipakai secara mutlaq. (Red)

Dasar Hukum :
1. Bujairomi Khothib Juz I hal. 106
2. Asy Syarqowi Juz I Hal. 125

1. (ويحــل اسـتعمـال كل اناء طاهر) الى ان قال..... و(خـرج) بالطاهر النجــس كالمـتخــذ من ميتــتة فيحــرم استعمــاله فيمـا ينجــس به كمــاء قليـــل ومائـع (قوله وبالطاهــر) اي وخــرج بالطاهــر النجــس اي غير المـغـلظة. امــا المـغلظة فيحــرم استعمــاله مطلــقا اهـ. (بجـيرمي على الخـطيب جزء 1 ص. 106)

“Halal menggunakan setiap wadah yang suci …Sebaliknya haram menggunakan setiap wadah najis, seperti wadah yang terbuat dari bangkai. Maka hukumnya haram memakai wadah yang terbuat dari bangkai untuk mewadahi air atau benda cair lainnya. Sebab wadah tersebut akan timbul kenajisannya jika bertemu dengan air atau benda cair. (kalau bukan dipakai untuk wadah air atau benda cair lainnya, maka hukumnya boleh, Red.)
Hukum tafshil tersebut jika bangkai yang dipakai bukan berasal dari bangkai hewan najis Mugholadzoh. Adapun bangkai dari hewan mugholadzoh, maka hukumnya haram secara mutlaq” (Bujairomi alal Khothib Juz I hal. 106)

2. ذكر ع ش. فيما لو تنجــس انــاء من عاج بنجــاسة مغـلظة وغسل سـبعا احـداهن بتراب طـهور انه يطـهر من النجــاسة المـغلظة على المعتمــد ولا يـطهر من النجـاسة الاصـلية لان العـاج نجــس بالاجمــاع . اهـ (الشرقــاوي جزء 1 ص. 125 )

“ Syekh Ali asy Syabromilisi menuturkan, apabila ada wadah yang terbuat dari tulang/gading gajah terkena najis Mugholadzoh kemudian dicuci 7 (tujuh) kali yang salah satunya dicampur dengan tanah yang suci, maka wadah tersebut menjadi suci dari najis mugholadzoh, demikian menurut pendapat yang kuat. Akan tetapi wadah tersebut tidak dapat menjadi suci dari najis asal, sebab dzatiyah tulang/gading gajah menurut kesepakatan ulama adalah najis. (Hasyiyah asy Syarqowi Juz I halaman 125)

(Hasil Bahtsul Masail PP. MUS Sarang Rembang)

01.08 | Posted in | Read More »

KISAH MASUK ISLAMNYA KHALID BIN WALID ( PANGLIMA PERANG YANG TANGGUH)

Dahulu sebelum masuk Islam Nama Khalid bin Walid sangat termashur sebagai panglima Tentara Kaum Kafir Quraisy yang tak terkalahkan. Baju kebesarannya berkancingkan emas dan mahkota dikepalanya bertahtahkan berlian . Begitu gagah dan perkasanya Khalid baik di Medan perang maupun ahli dalam menyusun strategi perang. Pada waktu Perang UHUD melawan tentara Muslimin pimpinan Rosululloh SAW banyak Suhada yang Syahid terbunuh ditangan Khalid bin Walid dengan dengan Suara lantang diatas perbukitan Khalid bin Walid berkata” Hai Muhammad kami sudah Menang, kamu telah kalah dalam peperangan ini….lihatlah pamanmu Hamzah yang tewas tercabik cabik tubuhnya dan lihatlah pasukanmu yang telah porak poranda”. Rosululloh saw menjawab “Tidak aku yang menang dan engkau yang kalah Khalid …Mereka yang gugur adalah Syahid , sebenarnya mereka tidak mati wahai Khalid mereka hidupdisisi Alloh SWT penuh dengan kemuliaan dan kenikmatan , mereka telah berhasil pindah alam dari dunia menuju akherat menuju surga Alloh karena membela Agama Alloh gugur sebagai syuhada akan tetapi Matinya tentaramu , matinya sebagai Kafir dan dimasukkan ke Neraka Jahannam. Setelah itu Khalid memerintahkan pasukannya untuk kembali, sejak itu Khalid termenung terngiang selalu akan kata kata Nabi Muhammad saw dan penasaran akan sosok Muhammad saw . Maka Khalid mengutus mata-mata ( intel ) untuk memantau dan mengamati aktivitas Muhammad Saw setelah perang Uhud tersebut. Setelah cukup lama memata-matai Rosululloh akhirnya utusan Khalid bin Walid melaporkan hasil pengamatan tersebut , kata utusan tersebut” Aku mendengar semangat juang yang dikemukakan muhammad kepada para pasukannya Muhammad mengatakan ” Aku heran kepada seorang panglima khalid bin Walid yang gagah perkasa dan cerdas , tapi kenapa dia tidak paham dengan AGAMA ALLOH yang aku bawa , sekiranya Khalid bin Walid tahu dan paham dengan Agama yang aku bawa , dia akan berjuang bersamaku( Muhammad ) , Khalid akan aku jadikan juru rundingku yang duduk bersanding di sampingku. Kata kata mutiara tersebut disampaikan mata-mata Khalid bin walid di Mekkah kepada panglimanya.
Mendengar laporan Intel tersebut semakin membuat Risau Khalid bin Walid hingga akhirnya Khalid memutuskan untuk bertemu Muhammad dengan menyamar dan menggunakan Topeng menutup wajahnya hingga tidak di kenali oleh siapapapun. Khalid berangkat seorang diri dengan menunggang Kuda dan menggunakan baju kebesarnnya yang berhias emas serta mahkota bertahta berlian namun wajahnya ditutupi Topeng. Di tengah perjalanan Khalid bertemu dengan Bilal yang sedang bedakwah kepada para petani. Dengan Diam-diam Khalid mendengarkan dan menyimak apa yang di sampaikan oleh Bilal yang membacakan surat al hujarat ( Qs 49:13 ) yang artinya” Hai manusia kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku suku supaya kamu saling mengenal dengan baik. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Alloh adalah orang-orang yang paling bertaqwa karena sesungguhnya Alloh maha mengetahui lagi maha Mengenal”
Khalid terperanga bagaimana mungkin Bilal yang kuketahui sebagai Budak hitam dan buta hurup bisa berbicara seindah dan sehebat itu tentu itu benar perkataan dan Firman Alloh. Namun gerak gerik mencurigakan Khalid bin walid di ketahui sayyidina Ali bin Abi Thalib , dengan lantang Ali berkata” Hai penunggang Kuda Bukalah topengmu agar aku bisa mengenalimu, bila niatmu baik aku akan layani dengan baiki dan bila niatmu buruk aku akan layani pula dengan buruk” Kata Ali bin Abi thalib.
Setelah itu dibukalah Topeng tampaklah wajah Khalid bin Walid seorang Panglima besar kaum Kafir Quraisy yang berjaya diperang UHUD dengan tatapan mata yang penuh karismatik Khalid berkata” Aku kemari punya Niat baik untuk bertemu Muhammad dan menyatakan diriku masuk Islam” Kata Khalid bin Walid. Wajah Ali yang sempat tegang berubah menjadi berseri-seri” Tunggulah kau di sini Khalid saya akan sampaikan berita gembira ini kepada Rosululloh saw” Kata Ali bi Abi thalib. Bergegas Ali menemui Rosululloh saw dan menyampaikan maksud kedatangan Khalid bin Walid sang panglima perang . Mendengar berita yang disampaikan Ali , wajah rosululloh SAW berseri seri lalu mengambil sorban hijau miliknya lalu dibentangkan di tanah sebagai tanda penghormatan kepada Khalid bin walid yang akan datang menemuinya. Lalu Rosululloh saw menyuruh Ali menjemput Khalid untuk menemuinya. Begitu Khalid datang Rosululloh langsung memeluknya. ” Ya rosululloh islam saya ” Kata Khalid bin Walid. Lalu Rosululloh saw mengajarkan kalimat Syahadat kepada Khalid maka Khalid bin walid telah memeluk agama Islam.
Begitu selesai membaca syahadat Khalid bin walid menanggalkan Mahkotanya yang bertahtahkan intan diserahkan kepada rosululloh, begitu pula dengan bajunya yang berkancingkan emas di serahkan juga kepada rosululloh saw. Namun begitu Khalid bin walid akan mencopot pedangnya dan menyerahkannya kepada Rosululloh , Baginda rosululloh melarangnya ” Jangan kau lepaskan pedang itu Khalid , karena dengan pedang itu nanti kamu akan berjuang membela agama Alloh bersamaku ” Kata Rosululloh saw . dan Nabi memberi gelar pedang tersebut dengan nama “Syaifulloh yang artinya “pedang Alloh yang terhunus. Setelah bergabungnya Khalid bin walid kedalam Islam, bertambah kuatlah pasukan Muslim hingga bisa menaklukan kota Mekkah dan Pasukan Kafir Quraiys secara drastis melemah bagaikan ayam kehilangan induknya

21.54 | Posted in | Read More »

الوضوء من الغائط والبةل والريح

قال الشافعي: ومعقول إذ ذكر الله تبارك وتعالى الغائط في آية الوضوء أن الغائط الخلاء فمن تخلى وجب عليه الوضوء أخبرنا سفيان قال حدثنا الزهري قال أخبرني عباد بن تميم عن عمه عبد الله بن زيد قال شكى إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم الرجل يخيل إليه الشيء في الصلاة فقال لا ينفتل حتى يسمع صوتا أو يجد ريحا قال الشافعي: فلما دلت السنة على أن الرجل ينصرف من الصلاة بالريح كانت الريح من سبيل الغائط وكان الغائط أكثر منها أخبرنا إبراهيم بن محمد عن أبي الحويرث عن الأعرج عن ابن الصمة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم بال فتيمم أخبرنا مالك عن أبي النضر مولى عمر بن عبد الله عن سليمان بن يسار عن القداد بن الأسود أن عليا بن أبي طالب رضي الله تعالى عنه أمره أن يسأل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الرجل إذا دنا من أهله يخرج منه المذي ماذا عليه قال علي فإن عندي ابنة رسول الله صلى الله عليه وسلم فأنا أستحيي أن أسأله قال المقداد فسألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن ذلك فقال إذا وجد أحدكم ذلك فلينضح فرجه بماء وليتوضأ وضوءه للصلاة فدلت السنة على الوضوء من المذي والبول مع دلالتها على الوضوء من خروج الريح فلم يجز إلا أن يكون جميع ما خرج من ذكر أو دبر من رجل أو أمرأة أو قبل المرأة الذي هو سبيل الحدث يوجب الوضوء وسواء ما دخل ذلك من سبار أو حقنة ذكر أو دبر فخرج على وجهه أو يخلطه شيء غيره ففيه كله الوضوء لأنه خارج من سبيل الحدث قال وكذلك الدود يخرج منه والحصاة وكل ما خرج من واحد من الفروج ففيه الوضوء وكذلك الريح تخرج من ذكر الرجل أو قبل المرأة فيها الوضوء كما يكون الوضوء في الماء وغيره يخرج من الدبر قال ولما كان ما خرج من الفروج حدثا ريحا أو غيره ريح في حكم الحدث ولم يختلف الناس في البصاق يخرج من الفم والمخاط والنفس يأتي من الأنف والجشاء المنغير وغير المنغير يأتي من الفم لا يوجب الوضوء دل ذلك على أن لا ضوء في قيء ولا رعاف ولا حجامة ولا شيء خرج من الجسد ولا أخرج منه غير الفروج الثلاثة القبل والدبر والذكر لأن الوضوء ليس على نجاسة ما يخرج الا ترى أن الريح تخرج
من الدبر ولا تنجس شيئا فيجب بها الوضوء كما يجب بالغائط وأن المني غير نجس والغسل يجب به وإنما الوضوء والغسل تعبد قال وإذا قاء الرجل غسل فاه وما أصاب القيء منه لا يجزيه غير ذلك وكذلك إذا رعف غسل ما ماس الدم من أنفه وغيره ولا يجزيه غير ذلك ولم يكن عليه وضوء وهكذا إذا خرج من جسده دم أو قيح أو غير ذلك من النجس ولا ينجس عرق جنب ولا حائض من تحت منكب ولا مأبض ولا موضع متغير من الجسد ولا غير متغير فإن قال قائل وكيف لا ينجس عرق الجنب والحائض قيل بأمر النبي صلى الله عليه وسلم الحائض بغسل دم الحيض من ثوبها ولم يأمرها بغسل الثوب كله والثوب الذي فيه دم الحيض الإزار ولا شك في كثرة العرق فيه وقد روى عن ابن عباس وابن عمر أنهما كانا يعرقان في الثياب وهما جنبان ثم يصليان فيها ولا يغسلانها وكذلك روى عن غيرهما أخبرنا ابن عيينة عن هشام بن عروة عن فاطمة ابنة المنذر قالت سمعت جدتي أسماء بنت أبي بكر تقول سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن دم الحيض يصيب الثوب فقال حتيه ثم اقرصيه بالماء ثم رشيه ثم صلي فيه أخبرنا مالك عن هشام بن عروة عن فاطمة بنت المنذر عن أسماء بنت أبي بكر أنها قالت سألت امرأة النبي صلى الله عليه وسلم فذكر نحوه أخبرنا مالك عن نافع عن ابن عمر أنه كان يعرق في الثوب وهو جنب ثم يصلي فيه قال ومن توضأ وقد قاء فلم يتمضمض أو رعف فلم يغسل ما ماس الدم منه أعاد بعد ما يمضمض ويغسل ما ماس الدم منه لأنه صلى وعليه نجاسة لا لأن وضوءه انتقض قال الشافعي: أخبرنا مالك بن أنس عن عبد الله بن أبي بكر بن محمد بن عمر بن حزم أنه سمع عروة ابن الزبير يقول دخلت على مروان بن الحكم فتذاكرنا ما يكون منه الوضوء فقال مروان ومن مس الذكر الوضوء فقال عروة ما علمت ذلك فقال مروان أخبرتني بسرة ابنة صفوان أنها سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول إذا مس أحدكم ذكره فليتوضأ أخبرنا سليمان بن عمرو ومحمد بن عبد الله عن يزيد بن عبد الملك الهاشمي عن سعيد ابن أبي سعيد المقبري عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال إذا أفضى أحدكم بيده إلى ذكره ليس بينه وبينه شيء فليتوضأ أخبرنا الشافعي قال أخبرنا عبد الله بن نافع وابن أبي فديك عن ابن أبي ذئب عن عقبة ابن عبد الرحمن عن محمد بن عبد الرحمن بو ثوبان أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إذا أفضى أحدكم بيده إلى ذكره فليتوضأ وزاد ابن نافع فقال عن محمد بن عبد الرحمن بن وثوبان عن جابر بن عبد الله عن النبي صلى الله عليه وسلم وسمعت غير واحد من الحفاظ يرويه ولا يذكر فيه جابرا قال وإذا أفضى الرجل ببطن كفه إلى ذكره ليس بيهما وبينه ستر وجب عليه الوضوء قل وسواء كان عامدا أو غير عامد لأن كل ما أوجب الوضوء بالعمد أوجبه بغير العمد قال وسواء قليل ما ماس ذكره وكثيره وكذلك لو مس دبره أو مس قبل امرأته أو دبرها أو مس ذلك من صبي أوجب عليه الوضوء فإن مس أنثيته أو أليتيه أو ركبتيه ولم يمس ذكره لم يجب عليه الوضوء وسواء مس ذلك من حي أو ميت وإن مس شيئا من هذا من بهيمة لم يجب عليه وضوء من قبل أن الآدميين لهم حرمة وعليهم تعبد وليس للبهائم ولا فيها مثلها وما ماس من محرم من رطب دم أو قيح أو غيره غسل ما ماس منه ولم يجب عليه وضوء وإن مس ذكره بظهر كفه أو ذراعه أو شيء غيره بطن كفه لم يجب عليه الوضوء فإن قال قائل فما فرق بين ما وصفت قيل الإفضاء باليد إنما هو ببطنها كما تقول أفضى بيده مبايعا وأفضى بيده إلى الأرض ساجدا أو إلى ركبتيه راكعا فإذا كان النبي صلى الله عليه وسلم إنما أمر بالوضوء منه إذا أفضى به إلى ذكره فمعلوم أن ذكره يماس فخذيه وما قارب من ذلك من جسده فلا يوجب ذلك عليه بولالة السنة وضوءا فكل ما جاوز بطن الكف كما ماس ذكره مما وصفت وإذا كان مماستان توجب بأحدهما ولا توجب بالأخرى وضوءا كان القياس على أن لا يجب وضوء مما لم يمسا لأن سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم تدل على أن ما ماس ما هو إنجس من الذكر لا يتوضأ أخبرنا سفيان عن هشام عن فاطمة عن أسماء قالت سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم عن دم الحيض يصيب الثوب قال حتيه ثم اقرصيه بالماء ثم رشيه وصلي فيه قال الشافعي: وإذا أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم بدم الحيض أن يغسل باليد ولم يأمر بالوضوء منه فالدم أنجس من الذكر قال وكل ما ماس من نجس قياسا عليه بأن لا يكون منه وضوء وإذا كان هذا في النجس فما ليس بنجس أولى أن لا يوجب وضوءا إلا ما جاء فيه الخبر بعينه قال وإذا ماس نجسا رطبا أو نجسا يابسا وهو رطب وجب عليه أن يغسل ما ماسه منه وما ماسه من نجس ليس برطب وليس ما ماس منه رطبا لم يجب عليه غسله ويطرحه عنه
أخبرنا مسلم عن ابن جريج عن عطاء قال إن الريح لتسفى علينا الروث والخرء اليابس فيصيب وجوهنا وثيابنا فننفضه أو قال فنمسحه ثم لا نتوضأ ولا نغسلهقال الشافعي: وكل ما قلت يوجب الوضوء على الرجل في ذكره أوجب على المرأة إذا مست فرجها أو مست ذلك من زوجها كالرجل لا يختلفان أخبرنا القاسم بن عبيدالله بن عبد الله بن عمر قال الربيع أظنه عن عبيدالله ابن عمر عن القاسم عن عائشة قالت إذا مست المرأة فرجها توضأت قال وإذا مس الرجل ذكره بينه وبينه شيء ما كان إلا أنه غير مفض إليه لم يكن عليه وضوء فيه رق ما بينه وبينه أوصفق

21.38 | Posted in | Read More »

award ke tiga



Wah aku dapat award lagi nih dari sahabat omega, seneng banget rasanya. And award ini award yang ketiga yang telah kudapatkan, aku juag tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih untuk sahabat omega yang telah memeberikan award yang sangat bagus ini kepadaku MAKASIH BANGET YA!!!

Award kali ini tampaknya lain dari award yang pernah sollonk terima. Award kali ini dapat dikategorikan award terbaik yang pernah harun terima karena mempunyai beberapa keunggulan.

1. Bersifat Internasional
2. Award ini bisa diberikan lagi kepada sobat blogger tanpa ada jumlah batasan
3. Aturannya tidak ketat (Tidak wajib untuk mengerjakan PR)
4. Award ini bisa menjadi backlink karena sobat yang diberi award harus mencantumkan nama, nama blog, URL blog kita.
5. Dengan award ini blog kita bisa terdaftar di BLoGGiSTa iNFo CoRNeR asal kita memberitahu posting awardnya.

Berikut aturan yang harus dijalankan penerima award (Copas dari http://www.omega24.co.cc/>sahabat omega)

1. Link the person who tagged you (Tautkan dengan orang yang men-tag kamu).
2. Copy the image above, the rules and the questionnaire in this post(Kopikan gambar di atas berikut aturan dan pertanyaan pada postingan ini).
3. Post this in one or all of your blogs (Posting award ini pada satu atau pada semua blog milik kamu).
4. Answer the four questions following these Rules (Jawab empat pertanyaan di bawah dengan mengikuti aturan yang ada).
5. Recruit at least seven (7) friends on your Blog Roll by sharing this with them (Rekrut sedikitnya tujuh orang teman yang ada pada Blog Roll kamu lalu berbagi award ini dengan mereka).
6. Come back to BLoGGiSTa iNFo CoRNeR (PLEASE DO NOT CHANGE THIS LINK) at http://bloggistame.blogspot.com and leave the URL of your Post in order for you/your Blog to be added to the Master List (Kunjungi BloGGiST INFo CoRNeR (Jangan ubah linknya) di http://bloggistame.blogspot.com dan tinggalkan URL blog kamu untuk ditambahkan ke Master List).
7. Have Fun! (Selamat bersenang-senang!)

Questions & Your Answers (Pertanyaan & Jawaban):

1. The person who tagged you (Orang yang me-tag kamu): omega 24
2. His/her site's title and url (Judul situs dan url-nya): omega 24 blog of the omega, http://www.omega24.co.cc//
3. Date when you were tagged (Tanggal ketika men-tag kamu): August 16, 2009
4. Persons you tagged (Orang-orang yang kamu tag atau beri award):

Dibawah ini adalah sobat blogger yg berhak menerima award. Tapi tidak menutup kemungkinan blog yang tidak tercantum di link list juga bisa dapat award kalau memang memenuhi kriteria.

1. SD Negeri Leuwimunding 3
2. kiyai ceret
3. ida
4. blog kuliner
5. 9w2phj

20.13 | Posted in | Read More »


inalillahi wainalillahi rojiun selamat tinggal teman karib ku yang selelu penuh keriangan, canda tawamu akan selalu terkenang dimanapun engkau berada jiwa semangatmu akan slalu menyertai kami semoga Allah menerimamu disisinya dan ditempatkan disisi orang-orang soleh, amin sahabat semua saya minta doanya atas kepergian sahabat kami yang bernama Ahmad Baihaq mudah-mudahan allah menerima disisi-Nya amin

19.19 | Posted in | Read More »

Air Yang terkena bahan kimia


maksih atas komennya ya insaallah akan saya jawab pada postingan kali ini jika alau jawaban saya salah saya mohon maaf karna saya adalah manusia yang tempat nya salah ( Al-Insanu mahalul Khoto) kata orang dulu tapi munbgkin benar ya he.....
baik lah akan saya jawab dengan ilmu yang saya punya tentunya dengan kemampuan saya sendiri he.......
Air yang sudah tercampur dengan bahan kimia itu sudah bercampur dengan racun karena namun bahan kimia juga ada yang dibutuhkan oleh manusia dan ada yang merugikan tapi imej orang mendengar bahan kimia itu kayanya racun padahal banyak kegunaan dari bahan kimia tersebut.
Nah bagaimana kalo air yang kita minum alias air mineral dicampur dengan bahan kimia dilihat dari proses pengolahan air minum rata-rata pake kaporit atau penjernih air lainya padahal air yang sehat adalah air yang masih alami yang belum di campur oleh bahan kimia contohnya air sumur atau mata air kita bisa langsung minum tapi menurut kesehatan itu air mentah dan tidak sehat bagi kehidupan.
Proses pembuatan air mineral itu yang saya tahu ada dua cara 1) dengan cara penyulingan dan 2) dengan dicampurnya bahan kimia.
kalo dengan penyulingan itu layak untuk diminum namun kalo dengan menambah bahan kimia terlalu banyak itu akan menyebabkan kanker....kita bisa merasakan air mana yang dari hasil penyulingan dengan yang menambahkan bahan kimia kalo air yang dengan cara menambahkan bahan kimia itu dari rasa dan bau udah kerasa ada bau bahan kimia tersebut namun kalo asli dengan penyulingan itu rasa dilidah enak dan tidak terasa pahit ketika kita minum jadi kalo rasa dan baunya itu asli dalam artian tidak ada aroma bahan kimia maka itu boleh untuk diminum namu kalausebaliknya maka janganlah diminum karena bisa menyebabkan kanker.....
saya minta maaf kalo saya so...tau mungkin berbagi pengalaman aja dengan sobat-sobat semua karena saya adalah manusia biasa yang tidak ada daya upaya.........segalanya kita serahkan pada yang kuasa...."inalillahi wainnailaihi rujiun" segala baerasal dari Allah maka kita juga akan kembali kepada Allah

13.03 | Posted in | Read More »

Hukum Pipa Air ledeng kemasukan najis

Bagaimana hukumnya air ledeng yang pipanya kemasukan najis?

Jawaban :
Apabila najis itu ikut mengalir, maka air satu jiryah (satu aliran) yang bersamaan dengan najis tersebut hukumnya najis, sedangkan aliran selanjutnya suci.
Apabila najis tersebut keras dan tidak ikut mengalir (menempel pada pipa), maka hukum air yang melewatinya adalah najis.

Keterangan :
1. Satu jiryah adalah satu gelombang air yang seukuran dengan besarnya lubang pipa tersebut.
2. Air tersebut dapat suci kembali apabila berkumpul menjadi dua qullah dan tidak berubah sifat-sifatnya.

Dasar Hukum:
Kasifatus Saja Halaman 22

اعلم ان المــاء الجــارى كالــراكد فيمـا مـرلـكن الـعبرة فى الـجارى نـفسـها لامـجمـوع الـماء. فان الجــارية مـتـفاصـلة حـكمــا وان اتـصـلت فى الحـس لان كـل جـرية طالــبة لما قـبـلـها هاربــة عـما بعــدها. فان كانت الجــرية وهي الدفــعة التى بين حافــتي الـنهـر فى الـعرض دون الـقـلـتين تنــجس بمـلاقة النجــاسة ســواء تـغـير ام لا, ويــكون محــل تلك الجــرية من النـهر نجــسا ويطـهر بالجــرية بـعدهـا ويـكون فى حـكم غسالة النجــاسة حـتى اذا كانـت مـغـلظة فلا بد من ســبع جـريات عليــها ومن التـرتب أيضـا فى غـير الارض الـترابية. هـذا فى نجـاسة تجــري فى المــاء, فان كانت جــامدة واقـفة فذالك المــحل نجــس وكل جـرية تمــر بـها نجـــسة الى ان يجتــمع قـلـــتان مـنه فى موضـع كفــسقية مــثلا فحــينـئذ هو طـهور اذا لم يتــغير بـها . اهـ

“Ketahuilah bahwa hukum air tenang sama dengan air mengalir. Akan tetapi yang dihitung dari air mengalir adalah air itu sendiri bukan air setelah dikumpulkan. Hal ini, karena air mengalir secara hukum saling berpisah antara aliran satu dengan lainnya, walaupun secara kenyataan air itu bersambung, karena setiap satu aliran air membutuhkan aliran sebelumnya dan terpisah dengan aliran berikutnya.
Apabila satu gelombang air yang memenuhi diantara dua sisi sungai (misalnya) itu kurang dari 2 (dua) qullah, maka satu aliran air tersebut menjadi najis jika bertemu dengan najis, baik sifat-sifat airnya berubah ataupun tidak. Begitupun tempat jatuhnya najis menjadi najis. Dan bisa menjadi suci kembali oleh aliran air berikutnya. Sehingga apabila yang jatuh tersebut berupa najis mugholladzoh, maka diperlukan 7 (tujuh) gelombang air yang mengalirinya yang salah satunya dicampuri tanah, jika tempat mengalirnya air tersebut tidak mengandung tanah.
Hukum tersebut berlaku pada najis yang ikut mengalir dengan aliran air. Sedangkan apabila najis itu tidak ikut mengalir dengan aliran air, artinya tetap menempel pada tempatnya, maka tempat yang ditempeli najis tersebut menjadi najis dan air yang melewati najis tersebut menjadi najis. Namun air tersebut dapat suci kembali, manakala sudah berkumpul menjadi 2 (dua) qullah atau lebih pada suatu tempat, misalnya pada pancuran dan sifat-sifatnya tidak mengalami perubahan”. (Kasifatus Saja Halaman 22)

(Hasil Bahtsul Masail di PP. MUS. Sarang Rembang)

20.22 | Posted in | Read More »

Air Keruh Menjadi Jernih setelah dberi obat

Apakah suci dan mensucikan (Thahir Muthohir) air keruh yang sudah berubah warna dan rasanya, setelah diberi kaporit atau obat sejenisnya menjadi jernih/tawar kembali, misalnya air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum).

Jawaban :
Pada prinsipnya air tersebut termasuk Suci Mensucikan (Thohir Muthohir), karena proses kimiawinya tidak merubah sifat-sifat air mutlaq, selama perubahannya tidak terlalu berat.

Penjelasan :
Air keruh itu pada asalnya adalah air jernih/air mutlaq yang hukumnya Suci Mensucikan (thohir Muthohir). Kemudian karena tercampur dengan benda kotor atau benda najis, maka berubah menjadi keruh/kotor atau najis. Hukum air seperti ini akan berubah menjadi air suci tetapi tidak mensucikan (Thohir Ghoiru Muthohhir) jika warna, rasa dan baunya berubah banyak atau bahkan menjadi air najis.
Air semacam ini dapat menjadi suci kembali (thohir Muthohir) dengan cara diproses agar warna, bau dan rasa air kembali seperti semula. Salah satunya adalah dengan cara disuling atau diberi benda lain yang suci (Red).

Dasar Hukum :
1. I’anatuth Thalibin Juz I Hal. 30
2. Hasyiyah Al-Bajuri Juz I hal. 31
3. Nihayatul Muhtaz Juz I hal. 56

1. ولايــضر تغــير لايمــنع الاسم لــقـلته ولو احتمــالا بــأن شك اهو كـثير أوقـليل (اعانة الطالــبين جزء 1 ص. 30)
“ Perubahan air akibat tercampur dengan benda suci tidak akan menjadikan air tersebut hilang kesuciannya, jika perubahannya sedikit yang tidak menghilangkan sifat-sifat air mutlaq. Perubahan sedikit itu, baik secara nyata ataupun dikira-kira saja, misalnya ketika ragu apakah perubahan itu banyak atau sedikit”. (I’anatuth Thalibin Juz I Hal. 30)
2. (قوله تــغـيرا) اي كــثيرا كمااشـار الــيه بــقولــه يمـنع اطـلاق اسم المــاء علــيه فـانـه يمنــع ذلك لكــثرتــه بحـيث يــقــول كل من راه هــذا ليس مـاء فان كان الـتغــير قليــلا بحــيث لا يمـنع اطـلاق اسم المــاء علــيه لم يـضر كـما ســيذكـره الشـارح. وكــذا ولو شــك هل التـغـير كـثير أو قلــيل فانه لايـضر لانــا لانســلب الطــهوريـة بالشك (حـاشية الباجــوري جـزء 1 ص.31)
“Air Mutlaq berubah status hukumnya menjadi tidak mensucikan, jika dicampuri benda suci yang mengakibatkan sifat-sifat air tersebut berubah banyak dan hilangnya nama air mutlaq, sehingga setiap orang yang melihatnya akan mengatakan : “ini bukan air”.
Lain halnya, jika sifat-sifat air tersebut hanya berubah sedikit yang tidak menghilangkan nama air mutlaq, maka tetap dihukumi air Suci dan mensucikan. Begitupun halnya jika ragu, apakah perubahan itu banyak atau sedikit. Sebab kita tidak dapat menghilangkan hukum air suci hanya karena keraguan” (Hasyiyah al-Bajuri Juz I hal. 31)

3. (فالمـتغـير بمـستغــنى عـنه) طاهر مخالـط (كزعـفران تغــيرا يمـنع اطـلاق اسم المــاءغــير طـهور ) بان يحـــدث له بسـبب ذلك اسم اخــرويــزول بـه وصف الاطــلاق. ( نــهايـة المحــتاج جــزء 1 ص. 56 )
“Air yang berubah karena tercampur dengan benda suci yang bukan bagian dari air tersebut, seperti tercampur dengan minyak za’faron, maka dihukumi tidak suci mensucikan. Hal tersebut, jika perubahannya dapat menghilangkan nama air mutlaq, seperti munculnya nama baru bagi air tersebut (misalnya, tadinya air kolam menjadi air sabun, karena tercampur sabun yang sangat banyak)” (Nihayatul Muhtaj Juz I hal, 56)

(Hasil Bahtsul Masail PP. Raudlatuth Thalibin Tanggir Tuban dan MMPP di PP. Mojosari Brebek Nganjuk. Begitu juga hasil Muktamar NU di Ponpes Al-Munawwir Jogjakarta Tahun 1989)

20.12 | Posted in | Read More »

KODE GSM

kadang dalam koneksi baik itu telepon atau sms kita banyak kendala entah itu sinyal atau yang lainnya padahal di hp yang lain tidak ada gangguan baik itu sinyal/atau yang lain maka kita bisa mengeceknya lewat kode rahasia berikut ini :
Call Diverting
All
To Activate: * * 21 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 21 # [SEND]
To Check: * # 21 # [SEND]
No Answer
To Activate: * * 61 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 61 # [SEND]
To Check: * # 61 # [SEND]
Unreachable
To Activate: * * 62 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 62 # [SEND]
To Check: * # 62 # [SEND]
Busy
To Activate: * * 67 * NUMBER # [SEND]
To Cancel: # # 67 # [SEND]
To Check: * # 67 # [SEND]
To Cancel All Call Forwarding # # 002 # [SEND]
Diverting Data Calls
All
To Activate: * * 21 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 21 # * 25 [SEND]
To Check Status: * # 21 # * 25 # [SEND]
No Answer
To Activate: * * 61 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 61 * 25 # [SEND]
To Check Status: * # 61 # * 25 # [SEND]
Unreachable
To Activate: * * 62 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 62 # * 25 # [SEND]
To Check Status: * # 62 # * 25 # [SEND]
Busy
To Activate: * * 67 * NUMBER * 25 # [SEND]
To Cancel: # # 67 # * 25 # [SEND]
To Check Status: * # 67 # * 24 # [SEND]
Diverting Fax Calls
All
To Activate: * * 21 * NUMBER * 13 #[SEND]
To Cancel: # # 21 # * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 21 # * 13 # [SEND]
No Answer
To Activate: * * 61 * NUMBER * 13 # [SEND]
To Cancel: # # 61 * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 61 # * 13 # [SEND]
Unreachable
To Activate: * * 62 * NUMBER * 13 # [SEND]
To Cancel: # # 62 # * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 62 # * 13 # [SEND]
Busy
To Activate: * * 67 * NUMBER * 13 # [SEND]
To Cancel: # # 67 # * 13 # [SEND]
To Check Status: * # 67 # * 13 #[SEND]
Call Barring
Before you can activate these barring services you will need a barring code from your service provider. Call Barring can not be activated if Call Forwarding diverts are already in use.
All Calls
To Activate: * 330 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 330 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 330 # [SEND]
All Outgoing Calls
To Activate: * 333 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 333 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 333 # [SEND]
All Incoming Calls
To Activate: * 353 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 353 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 353 # [SEND]
All Outgoing Calls
To Activate: * 33 * BARRING CODE# [SEND]
To Cancel: # 33 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 33 # [SEND]
All Outgoing International Calls
To Activate: * 331 * BARRING CODE# [SEND]
To Cancel: # 331 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 331 # [SEND]
All Outgoing International Calls Except To Home Country
To Activate: * 332 * BARRING CODE# [SEND]
To Cancel: # 332 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 332 # [SEND]
All Incoming Calls
To Activate: * 35 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 35 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 35 # [SEND]
All Incoming Calls When Outside Home Country
To Activate: * 351 * BARRING CODE # [SEND]
To Cancel: # 351 * BARRING CODE # [SEND]
To Check: * # 351 # [SEND]
Canceling All Call Barring # 330 * BARRING CODE # [SEND]
Call Waiting
To Activate: * 43 # [SEND]
To Deactivate: # 43 # [SEND]
To Check: * # 43 # [SEND]
Calling Line Identity
Outgoing
To Activate: * 31 # [SEND]
To Deactivate: # 31 # [SEND]
To Check: * # 31 # [SEND]
Incoming
To Activate: * 30 # [SEND]
To Deactivate: # 30 # [SEND
mudah-mudahan dapat bermanfaat.....
selamat mencoba......

14.00 | Posted in | Read More »

HABIB MUHAMMAD BIN HUSEIN ALIDRUS ( ULAMA SURABAYA BERGELAR HABIB NEON )

Habib “NEON” ???? , Saya penasaran kenapa Julukan seorang Ulama termasyhur disurabaya , seorang Ahli Bait min Zurriyati Rosulillah saw digelari dengan “Neon”. Setahu saya Neon itu bahasa Jadul ( jaman dulu) adalah lampu listrik berbentuk tabung yang berisi gas Neon, Apa dulu Ulama tersebut seorang pengusaha lampu listrik Neon?? , berangkat dari penasaran saya coba cari cari sumber Referensi Kenapa Habib Muhammad yang bermarga Al idrus diberi gelar dengan Habib Neon ???
Dan ternyata Ada cerita menarik yang perna saya dengar bahwa suatu hari di Masjid Surabaya di gelar Majlis ta’lim yang diadakan rutin setelah ba”da isya , puluhan orang memadati masjid untuk mengikuti dan mendengarkan tausiah dari seorang ulama , tiba tiba listrik padam serentak jamaah berhamburan keluar ruangan masjid karena gelap gulita, nampak dari kejauhan seseorang menghampiri menuju masjid dengan menggunakan Gamis khas Yaman dan dipundaknya terlilit sorban berwarna hijau dan tak lain beliau adalah Habib Muhammad bin Husein Al idrus , tiba tiba saat beliau memasuki masjid ruangan masjid yang semula gelap menjadi terang terlihat pancaran cahaya dari tubuh Habib Muhammad bin husein al idrus, semua jamaah dibuat terperanjat menyaksikan kejadian tersebut. Tubuh Habib Muhammad dapat memancarkan cahaya seperti Neon ( lampu listrik) . Sejak saat itu Habib Muhammad dikenal dan dijuluki sebagai Habib Neon karena tubuhnya dapat memancarkan cahaya.
Ulama Surabaya kelahiran Tarim Yaman tahun 1898 M , merupakan sosok ulama min auliyaillah yang menjadi panutan dan tempat Curhat para warga masyarakat baik di Surabaya maupun dari berbagai daerah di tanah air. Sejak kecil mendapat tempaan ilmu dari Ayahandanya Habib Husein bin Zainal Abidin Al idrus yang memang seorang ulama dan arif billah , Marga beliau Alidrus yang artinya ketua orang-orang tashauf dan kebanyakan Ulama yang bermarga Alidrus ahli tashauf sebut saja Shohibul Ratib Al imam Habib Abdulloh bin Abu bakar Al idrus dan Shohibul Luar batang Habib Husein bin bi bakar Al Idrus juga seorang Ahli Thasauf. Begitupula dengan Habib Muhammad bin Husein Al Idrus sosok ulama Surabaya yang Ahli Thasauf. Beliau gemar berpuasa karena menurutnya Sumber dari Nafsu adalah perut yang terlalu kenyang dan berlebihan , beliau melakukan Mujahadah berpuasa sepanjang tahun dan makan sahur serta berbuka puasa hanya dengan 7 butir korma itu semua beliau lakukan semata mata agar merasa dekat dengan Alloh dan mengikuti cara cara ibadah para ulama ulama salapus sholeh .
Habib Muhammad bin husein ali drus terkenal sebagai sosok ulama yang tawadhu’ dan sangat memuliakan tamu yang berkunjung kerumahnya dan selalu menghadiri setiap kali beliau diundang terutama oleh fakir miskin. Setiap tamu yang berkunjung dan bertemu Habib Muhammad bin husein al idrus merasa sangat senang akan keramahan beliau dan bahkan sepertinya Habib Muhammad sudah tahu lebih dahulu apa yang akan diungkapkan sang tamu ini merupakan Karunia Alloh yang telah diberikan kepada Ulama min awliyaillah Habib Muhammad bin Husein al Idrus . Beliau juga sangat memuliakan para ulama ulama bahkan beliau pernah pergi berbulan bulan sekedar untuk untuk silahturahim dengan para ulama mengambil Tabaruk seperti ke Palembang, pekalongan , Tuban dan lain lain. Prilaku marga al idrus yang mengalir dalam darahnya menjadikan beliau memiliki maqom yang tinggi ahli dalam Ma’rifatulloh. Beliau tidak banyak bicara yang keluar dari mulutnya hanya merupakan untian mutiara hikmah dan dzikir, tidak pernah berbicara tentang hal hal yang tidak berguna , terkenal sangat dermawan kepada siapa saja yang membutuhkan.

Sepanjang hidupnya beliau gunakan untuk berdakwah dan mensyiarkan agama alloh, tanggal 22 juni 1969 Habib Muhammad bin Husein Al idrus kembali kerahmatulloh dalam usia 71 tahun dan dimakamkam di TPU pegirikan Surabaya . Maqom beliau tak pernah sepi dari peziarah yang datang dari berbagai daerah di Nusantara terutama sekali ketika acara haul Beliau ribuan orang akan tumpah ruah kejalan.

20.48 | Posted in | Read More »

HP ANDA RUSAK INI SOLUSINYA

A. DEAD OF ALL (MATI TOTAL) – (3300, 3315, 3330, 3350)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Batt rusak (voltase normal 3,6 V)
2. Connector batt rusak
3. Face batt (permukaan saat batt dihubungkan ke connector dengan voltase 3,0 V)
4. Putus jalur antara V batt ke power supply (IC cont)
5. IC program rusak
6. Cek program rusak
7. Putus hubungan antara switch ke C cont
8. Software rusak


Solusi / Servise & Repair:
1. Pastikan tegangan batt minimal 3,6 V
2. Pastikan tegangan melewati connector saat batt dihubungkan ke connector dengan voltase 3,0 V
3. Pastikan permukaan connector batt bersih dari kotoran
4. Periksa jalur antara V batt ke C cont (permukaan V batt (+) dan capasitor nilai 3,3 μf) harus hubung, cek Vrx, Vtx
5. Cek IC CPU, flash, RAM
6. Cek switch on/off pastikan dalam kondisi bagus
7. Cek hubungan switch on/off ke C cont, jalur dari R 422 (orr) menuju R 244 (10 KΩ)
8. Di flash (di softwarekan)


B. TIDAK ADA SINYAL (3310, 3315, 3330, 3350, 8210, 8250, 3610, 2100, 3210, 5110, 6110, 5510, 8810, 8850)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Kontak antena dan permukaan connector
2. Bagian Rx (Receiver) sinyal rusak
3. Bagian Tx (Transmitter) sinyal rusak
4. Tegangan ke Tx, Rx tidak ada

Solusi / Servise & Repair:
1. Pastikan bagian Rx antara connector & antena baik
2. Cek bagian Rx (penerima sinyal) switch Ant – HAGAR – Switch Alost – VCO – Hagar – C cont
3. Cek bagian Rx (Receiver) sinyal PA – VCO – HAGAR - Switch Ant
4. Cek tegangan VRx, VTx pada power supply IC cont

Note:
*Untuk memastikan yang trouble Tx/Rx coba disetting dahulu (pengaturan – pengaturan telp. – manual – tunggu : berarti bagian Tx
*Sebelum pergantian komponen usahakan dipanasi dahulu komponen yang terkait


C. LCD BLANK – LAYAR TIDAK TAMPAK GAMBAR (SEMUA JENIS NOKIA)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Rubber connector rusak
2. LCD rusak
3. Software
4. Jalur Voltse LCD putus

Solusi / Servise & Repair:
1. Bersihkan atau ganti connector
2. *Pada LED orisinil ada dua buah kapasitor coba disolder ulang (dengan sangat hati – hati!)
3. Software tekena gejala : apabila di on kan atau dinyalakan ada gambar blok hitam kemudian tidak tampil gambar lagi


D. LCD SCREEN TOO CONTRAST (LCD LAYAR TERLALU KONTRAS – BLOK HITAM) (SEMUA JENIS NOKIA)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Software
2. LCD rusak

Solusi / Servise & Repair:
1. Kurangi kontrasnya dengan disoftwarekan
2. Ganti LED


E. LCD PICTURE THE DISORDERLY (LCD GAMBARNYA ACAK – ACAKAN) – (SEMUA JENIS NOKIA)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Rubber rusak
2. LCD rusak

Solusi / Servise & Repair:
1. Ganti rubber yang baru
2. Ganti LCD yang baru


F. NO CHARGE (TIDAK BISA DICAS) – (3310, 3330, 3350, 8210, 8250, 3610, 2100, 3210, 5110)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Layar tidak menampilkan indikator cas
2. Layar menampilkan indikator cas tetapi tidak mengisi
3. HP dalam kondisi mati hanya menampilkan indikator batt tetapi indikator cas tidak jalan, kemudian diikuti suara (theet) tanda tidak mengisi
4. Tidak ada indikator cas saat melakukan pengecasan

Solusi / Servise & Repair:
1. - Cek ( cas charger out) V out, tegangan tanda 5 – 8 V
- Cek connector cas
- Cek fuse (sekering)
- Cek jalur dari voltase pada charger – IC cas
2. Cek resistor atau jalur antara R 204 – voltase batt (+)
3. CPU rusak
4. Cek jalur kapasitor C 200 / 201 – resistor R 200 mungkin putus

Note:
* Apabila pada saat posisi off melakukan pengecasan, pada layar muncul tampilan batt yang kadang tampak dan kadang tidak tampak
* Gejala ini menujukan adanya connector batt yang tidak tersambung, periksa dengan teliti connector batterainya


G. DERING MATI (33_ _ , 82_ _ , 3210, 2100, 3610)
Analisa (Trouble Shooting):
1. Buzzer mati
2. Jalur mati
3. IC yang menggunakan interface rusak

Solusi / Servise & Repair:
1. Cek buzzer dengan dihubung singkatkan dengan tegangan DC 3V
2. Cek dengan jalur kaki 5 dari kanan atas menuju buzzer (+) harus hubung
3. Ganti IC yang menggunakan interface

20.25 | Posted in | Read More »

MENGAJAR

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Mengajar adalah salah satu pekerjaan professional yang menuntut kemampuan dan keterampilan khusus, salah satu kemampuan yang dituntut adalah kemempuan melaksanakan pembelajaran yang mendidik, karena itu seorang guru disarankan untuk menguasai keterampilan mengajar yang merupakan salah satu aspek penting dalam profesi guru.
Menurut hasil penelitian ( Turney,1979), terdapat delapan keterampilan dasar yang dianggap berperan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Keterampilan yang dimaksud adalah :
  1. Bertanya
  2. Memberi penguatan
  3. Mengadakan variasi
  4. Menjelaskan
  5. Membuka dan menutup pelajaran
  6. Membimbing diskusi kelompok kecil
  7. Mengelola kelas
  8. Mengajar kelompok kecil dan perorangan

B. Perumusan Masalah
Dengan melihat latar belakang masalah diatas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
  1. Apa yang dimaksud dengan keterampilan dasar mengajar?
  2. Bagaimana langkah-langkah untuk dapat menguasai keterampilan dasar mengajar?
C. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan berdasarkan perumusan masalah tersebut diatas adalah untuk mengetahui manfaat keterampilandasar mengajar dan langkah-langkah untuk dapat menguasai keterampilan tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Keterampilan Bertanya
Keterampilan bertanya merupakan keterampilan yang bersifat mendasar yang dipersyaratkan bagi penguasaan keterampilan berikutnya. Untuk dapat menguasai keterampilan memberi penguatan kita dituntut sudah menguasai keterampilan bertanya dengan kata lain kita tidak mungkin menguasai keterampilan member penguatan apabila kita belum menguasai keterampilan bertanya.
Ada empat alasan mengapa seorang guru perlu menguasai keterampilan bertanya, yaitu:
  1. Guru cenderung mendominasi kelas dengan ceramah
  2. Siswa belum terbiasa mengajukan pertanyaan
  3. Siswa harus dilibatkan secara mental-intelektual dengan maksimal
  4. Adanya anggapan bahwa pertanyaan hanya berfungsi untuk menguji pemahaman siswa
Pertanyaan yang baik mempunyai berbagai fungsi, antara lain:
  1. Mendorong siswa untuk berfikir
  2. Meningkatkan keterlibatan siswa
  3. Merangsang siswa untuk mengajukan pertanyaan
  4. Mendiagnosis kelemahan siswa
  5. Memusatkan perhatian siswa pada satu masalah
  6. Membantu siswa mengungkapkan pendapat dengan bahasa yang baik
Pada dasarnya keterampilan bertanya dapat dikelompokan menjadi dua bagian besar, yaitu keterampilan bertanya dasar dan keterampilan bertanya lanjutan.
Keterampilan bertanya dasar terdiri atas komponen-komponen :
  1. Pengajuan pertanyaan secara jelas dan singkat
  2. Pemberian acuan
  3. Pemusatan
  4. Pemindahan giliran
  5. Penyebaran
  6. Pemberian waktu berfikir
  7. Pemberian tuntutan
Sedangkan keterampilan bertanya lanjut terdiri dari komponen :
  1. Pengubah tuntutan kognitif dalam menjawab pertanyaan
  2. Pengatur urutan pertanyaan 
  3. Penggunaan pertanyaan pelacak
  4. Peningkatan terjadinya interaksi
Dalam menerapkan keterampilan bertanya dasar dan lanjutan, seorang guru perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut :
  1. Kehangatan dan keantusiasan
  2. Menghindari kebiasaan mengulang pertanyaan sendiri, menjawab pertanyaan sendiri,
  3. Menjawab pertanyaan sendiri, mengajukan pertanyaan yang mengundang jawaban serempak, mengulangi jawaban siswa, mengajukan pertanyaan ganda.
  4. Dan menunjuk siswa sebelum mengajukan pertanyaan
  5. Waktu berfikir yang diberikan untuk pertanyaan tingkat lanjut lebih banyak dari yang diberikan untuk pertanyaan tingkat dasar
  6. Pertanyaan pokok harus disusun terlebih dahuli, kemudian dinilai sesudah seselai mengajar


B. Keterampilan Memberi Penguatan
Setelah kita menguasai keterampilan bertanya, keterampilan berikutnya yang harus dikuasai adalah keterampilan memberi penguatan.
Penguatan adalah respon yang diberikan oleh guru terhadap perilaku siswa yang baik yang menyebebkan siswa itu terdorong untuk mengulangi atau meningkatkan perilaku yang baik tersebut.

C. Keterampilan Mengadakan Variasi
Variasi adalah keanekaragaman yang membuat sesuatu tidak monoton, variasi dalam bentuk pembelajaran bertujuan untuk:
  1. Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar
  2. Meningkatkan motipasi siswa
  3. Mengembangkan keingintauan siswa
  4. Mlayani gaya belajar siswa yang berfariatip
  5. Meningkatkankadar keaktifan siswa
Variasi dalam kegiatan pembelajaran dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu:
1) Variasi dalam gaya mengajar
a) Variasi suara
  • Dari besar ke kecil
  • Dari tinggi ke rendah
  • Dari cepat ke lambat
  • Dari nada sedih ke nada gembira
  • Dengan memberikan tekanan tertentu pada kalimat yang dituju
b) Pemusatan perhatian
c) Kesenyapan
d) Mengadakan kontak pandang
e) Gerakan badan dan mimic
  • Ekspresi wajah
(1) Tersenyum
(2) Mengerutkan kening
(3) Mengengkat alis
(4) Cemberut
(5) Tertawa
  • Gerakan kepala
(1) Menggeleng
(2) Mengangguk
(3) Menunduk
  • Gerakan bahu
  • Gerakan badan secara keseluruhan
(1) Berdiri kaku
(2) Bersikap santai
(3) Gerak mendekati atau menjauhi
  • Gerakan tangan
(1) Mengangkat tangan
(2) Mengacungkan Ibu jari
(3) Bertepuk tangan
  • Perubahan dalam posisi guru
Yaitu dengan cara berpindah-pindah dan tidak terpaku pada satu posisi
2) Variasi pola interaksi dan kegiatan
Dilihatpengorganisasiann siswa, pola interaksi dapat dibedakan atas:
1) Kegiatan klasikal
2) Kegiatan kelompok kecil
3) Kegiatan berpasangan
4) Kegiatan perorangan
3) Variasi penggunaan alat Bantu
Dalam mengadakan variasi, guru perlu mengingat prinsif-prinsif penggunaannya yang meliputi:
1) Kesesuaian
2) Kewajaran
3) Kelancaran dan kesinambungan
4) Perencanaan alat bantu yang memerlukan penyusunan khusus

D. Keterampilan Menjelaskan
Keterampilan menjelaskansangat penting bagi guru karena sebagian besar percakapan guru berpengaruh besar peda pemahaman siswa.
Komponen keterampilan menjelaskan dibagi menjadi dua kelimpok, yaitu:
1) Merencanakan materi penjelasan yang mencakup:
  • Menganalisis masalah
  • Menentukan hubungan
  • Menggunakan hokum, rumus dan generalisasi yang sesuai
2) Menyajikan penjelasan
  • Kejelasan
  • Penggunaan contoh dan ilustrasi
  • Pemberian tekanan
  • Balikan

E. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran
Keterampilan membuka pelajaran adalah usaha yang dilakukan guru dalam halmemulai pelajaran, sedangkan keterampilan menutup pelajaran adalah usaha guru untuk mengakhiri pelajaran.
Tujuan membuka pelajaran adalah mempersiapkan siswa untuk mengikuti pelajaran, sedangkan menutup pelajaran bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Adapun komponen keterampilan membuka pelajaran adalah sebagai berikut:
1) Menarik perhatian
2) Menimbulkan motivasi
3) Memberi acuan
4) Membuat kaitan
Adapun komponen keterampilan menutup pelajaran adalah sebagai berikut:
1) Meninjau kembali
2) Menilai
3) Memberi tindak lanjut
Penerapan keterampilan membuka dan menutup pelajaran haruslah mengikuti prinsip kebermaknaan dan berkesinambungan.

F. Kemampuan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil
Guru perlu menguasai keterampilan diskusi kelompok kecil karena :
1) Musyawarah (diskusi) sudah membudaya dalam masyarakat Indonesia;
2) Tiap warga Negara Indonesia diharapkan memiliki keterampilan berdiskusi;
3) Keterampilan berdiskusi / memimpin diskusi tidak dibawa sejak lahir,
4) Diskusi punya peran khusus dalam pencapaian tujuan pendidikan yang bersifat pendudukan sikap, nilai, kebiasaan dan keterampilan.
Diskusi kelompok kecil dapat terjadi jika syarat – syarat berikut dapat dipenuhi, antar lain :
1) Jumlah anggota kelompok 3-9 orang.
2) Terjadinya tatap muka informal.
3) Ada tujuan yang ingin dicapai.
4) Berlangsung secara sistematis
Komponen keterampilanmembimbing diskusi kelompok kecil terdiri dari :
1) Memusatkan perhatian;
2) Memperjelas masalah / uraian siswa;
3) Menganalisi pandangan siswa;
4) Meningkatkan urunan siswa;
5) Menyebarkan kesempatan berpartisipasi;
6) Menutup diskusi;
Agar dapat menerapkan keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil secara efektif, guru harus memperhatikan sejumlah hal antara lain :
1) Kesesuaian diskusi dengan topic bidang studi yang dibahas;
2) Kekuatan dan kelemahan diskusi dalam kegiatan pembelajaran;
3) Perencanaan dan persiapan yang matang;
4) Iklim diskusi yang terbuka dan bersahabat;
5) Pemilihan topic diskusi yang tepat



G. Keterampilan Mengelola Kelas
Pengelolan kelas pada dasarnya adalah pengaturan orang dan barang yang memungkinkan terciptanya dan terpeliharanya kondisi belajar yang optimal. Kondisi belajar yang optimal sangat menentukan berhasilnya kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu menguasai keterampilan untuk menciptakan kondisi yang optimal tersebut.
Kegiatan pembelajaran dapat dibedakan menjadi dua masalah, yaitu masalah instruksional dan masalah pengelolaan. Guru harus dapat membedakan kedua masalah tersebut agar dapat menanganinya secara tepat. Masalah instruksional harus diselesaikan secara instruksional.
Komponen keterampilan mengelola kelas terdiri dari keterampilan yang bersifat preventif dan keterampilan yang bersifat represif. Keterampilan yang bersifat preventip berkaitan dengan usuha mencegah terjadinya gangguan, yang dapat ditunjukan dengan :
1) Sikap tanggap;
2) Membagi perhatian;
3) Memusatkan perhatian kelompok;
4) Memberikan petunjuk yang jelas;
5) Menegur;
6) Memberi penguatan;
Keterampilan yang bersifat revresif, berkaitan dengan usaha mengatasi gangguan yang muncul, yang dapat dilakukan melalui tiga pendekatan berikut.
1) Modifikasi tingkah laku, yang mencakup:
- Meningkatkan tingkah laku yang diharapkan;
- Mengajarkan tingkah laku baru, dan
- Mengurangi/menghilangkan tingkah laku yang tidak diharapkan.
2) Pengelolaan kelompok, yang menekankan pada pemecahan masalah melalui diskusi kelompok.
3) Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah.
Agar dapat mengelola kelas secara efektif guru harus memperhatikan beberapa hal disamping harus menghindari sejumlah perilaku yang dianggap mudah menimbulkan gangguan.

H. Keterampilan Mengajar Kelompok kecil dan Perorangan
Pada dasarnya, siswa mempunyai karakteristik yang sangat berbeda satu dengan lainnya. Untuk melayani perbedaan ini, diperlukan variasi pengorganisasian kegiatan klasikal, kelompok kecil, dan perorangan.
Pengajaran kelompok kecil dan perorangan hanya mungkin terwujud jika terpenuhi syarat-syarat berikut.
1) Ada hubungan yang sehat dan akrab antara guru-siswa dan antar siswa.
2) Siswa belajar dengan kecepatan, kemampuan, cara, dan minat sendiri.
3) Siswa mendapat bentuan sesuai dengan kebutuhannya
4) Siswa dilibatkandalam perencanaan belajar
5) Guru dapat memainkan berbagai peran.
Pengorganisasian kegiatan klasikal, klompok kecil, dan perorangan dapat dibuat dengan berbagai variasi, sesuai dengan topik/tujuan, kemempuan siswa, serta waktu dan fasilitas yang ada.
Agar dapat mengelola kegiatan kelompok kecil dan perorangan, guru harus menguasai empat kelompok komponen keterampilan sebagai berikut.
1) Keterampilan mengadakan pendekatan secara pribadi.
2) Keterampilan mengorganisasikan.
3) Keterampilan membimbing dan memudahkan balajar
4) Keterampilan merencanakan dan melakukan kegiatan pembelajaran.
Agar pengajaran kelompok kecil dan perorangan dapat berlangsung secara efektif, guru harus memperhatikan berbagai hal berikut ini :
1) Tidak semua topik dapat di sajikan dalam format kelompok kecil dan perorangan
2) Lakukan pengajaran kelompok kecil dan perorangan secara bertahap.
3) Pengorganisasian siswa, sumber/materi, ruangan dan waktu harus dilakukan secara cermat
4) Kegiatan harus diakhiri dengan kulminasi yang memungkinkan siswa saling belajar
5) Guru harus mengenal siswa secara pribadi


BAB III
PENUTUP


A. KESIMPULAN
Keterampilan dasar mengajar adalah salah satu aspek penting dalan kompetensi guru yang menuntut latihan terprogram untuk dapat menuasainya, penguasaan terhadap keterampilan ini memungkinkan guru untuk mampu mengelola kegiatan pembelajaran secara lebih efektip.
Kemampuan dasar mengajar bersifat genetik dan perlu dikuasai oleh semua guru, dengan kemampuan dan pemahaman menerapkan keterampilan dasar mengajar secara utuh dan terintegritas, guru diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

B. SARAN
Untuk dapat meningkatkan efektipitas pengelolaan kegiatan pembelajaran dan peningkata proses pembelajaran, maka setiap tenaga pengajar diharapkan dapat menguasai, memahami dan menerapkan keterampilan dasar mengajar pada setiap kegiatan belajar mengajar disekolah.












23.46 | Posted in | Read More »

Keterampilan Mengajar Kelompok kecil dan Perorangan

Pada dasarnya, siswa mempunyai karakteristik yang sangat berbeda satu dengan lainnya. Untuk melayani perbedaan ini, diperlukan variasi pengorganisasian kegiatan klasikal, kelompok kecil, dan perorangan.
Pengajaran kelompok kecil dan perorangan hanya mungkin terwujud jika terpenuhi syarat-syarat berikut.
1) Ada hubungan yang sehat dan akrab antara guru-siswa dan antar siswa.
2) Siswa belajar dengan kecepatan, kemampuan, cara, dan minat sendiri.
3) Siswa mendapat bentuan sesuai dengan kebutuhannya
4) Siswa dilibatkandalam perencanaan belajar
5) Guru dapat memainkan berbagai peran.
Pengorganisasian kegiatan klasikal, klompok kecil, dan perorangan dapat dibuat dengan berbagai variasi, sesuai dengan topik/tujuan, kemempuan siswa, serta waktu dan fasilitas yang ada.
Agar dapat mengelola kegiatan kelompok kecil dan perorangan, guru harus menguasai empat kelompok komponen keterampilan sebagai berikut.
1) Keterampilan mengadakan pendekatan secara pribadi.
2) Keterampilan mengorganisasikan.
3) Keterampilan membimbing dan memudahkan balajar
4) Keterampilan merencanakan dan melakukan kegiatan pembelajaran.
Agar pengajaran kelompok kecil dan perorangan dapat berlangsung secara efektif, guru harus memperhatikan berbagai hal berikut ini :
1) Tidak semua topik dapat di sajikan dalam format kelompok kecil dan perorangan
2) Lakukan pengajaran kelompok kecil dan perorangan secara bertahap.
3) Pengorganisasian siswa, sumber/materi, ruangan dan waktu harus dilakukan secara cermat
4) Kegiatan harus diakhiri dengan kulminasi yang memungkinkan siswa saling belajar
5) Guru harus mengenal siswa secara pribadi

23.50 | Posted in | Read More »

Keterampilan Mengelola Kelas

 Oleh : Istiadah, S.PdI
Pengelolan kelas pada dasarnya adalah pengaturan orang dan barang yang memungkinkan terciptanya dan terpeliharanya kondisi belajar yang optimal. Kondisi belajar yang optimal sangat menentukan berhasilnya kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu menguasai keterampilan untuk menciptakan kondisi yang optimal tersebut.
Kegiatan pembelajaran dapat dibedakan menjadi dua masalah, yaitu masalah instruksional dan masalah pengelolaan. Guru harus dapat membedakan kedua masalah tersebut agar dapat menanganinya secara tepat. Masalah instruksional harus diselesaikan secara instruksional.
Komponen keterampilan mengelola kelas terdiri dari keterampilan yang bersifat preventif dan keterampilan yang bersifat represif. Keterampilan yang bersifat preventip berkaitan dengan usuha mencegah terjadinya gangguan, yang dapat ditunjukan dengan :
1) Sikap tanggap;
2) Membagi perhatian;
3) Memusatkan perhatian kelompok;
4) Memberikan petunjuk yang jelas;
5) Menegur;
6) Memberi penguatan;
Keterampilan yang bersifat revresif, berkaitan dengan usaha mengatasi gangguan yang muncul, yang dapat dilakukan melalui tiga pendekatan berikut.
1) Modifikasi tingkah laku, yang mencakup:
- Meningkatkan tingkah laku yang diharapkan;
- Mengajarkan tingkah laku baru, dan
- Mengurangi/menghilangkan tingkah laku yang tidak diharapkan.
2) Pengelolaan kelompok, yang menekankan pada pemecahan masalah melalui diskusi kelompok.
3) Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah.
Agar dapat mengelola kelas secara efektif guru harus memperhatikan beberapa hal disamping harus menghindari sejumlah perilaku yang dianggap mudah menimbulkan gangguan.

23.42 | Posted in | Read More »

HDD WD Caviar Blue SATA 160GB

langsung aja pada postingan kali ini aku akan membahas tentang HDD WD Caviar Blue SATA 160GB untuk mereview dari produk alnect.net

HDD PC keluaran Western Digital (WD) dengan koneksi Serial-ATA (SATA), memiliki cache 8MB menawarkan kinerja dan performa penuh dari sebuah Hard Disk yang berkualitas tinggi. HDD berisi piringan solid yang berputar dengan kecepatan 7200RPM ini cocok untuk keperluan penyimpanan data-data penting atau sebagai tambahan ruang penyimpanan data kedua (secondary) Anda.
Jadi tunggu apa lagi?? Masih mikir atau belum punya biaya yang cukup?? Tenang Alnect Komputer juga berbaik hati menawarkan HDD WD Caviar Blue SATA 160GB. Tapi ada syaratnya….anda tertarik! Oke baca lagi donk.

alnect komputer mengadakan Kontes Blog syaratnya gampang gak ribet, nih baca lagi!
1. Buat Review tentang produk-produk yang telah tersedia di Toko online kami, Alnect Webstore di blog anda.
2. Baca Syarat dan Ketentuanog berlaku
3. Daftar dan submit blog anda di sini
4. Tempel Tiket di halaman blog review anda
5. Submit URL anda sehingga dapat memberitahu kami dimana anda meletakkan halaman review anda
6. Lihat contoh panduan review, penempelan tiket di blog Di Sini

01.38 | Posted in | Read More »

AWARD PERTAMA

wah ini adalah award pertamaku dari sobat Zatya baja item makasih ya mudah-mudahan awrad yang sobat berikan bermanfaat bagi saya.amin
ini adalah Award Multi Level Backlink, yang mana cara mainya seperti kebanyakan Multi level yang ada ( hmmm..., bener gak ya...? ).

< center>< img src="http://3.bp.blogspot.com/_tDd7ZmkDiCU/Sl9jVphnZ3I/AAAAAAAAAfE/Nf16HEfRYU8/s320/award-conan-1.jpg" height="200" width="200" /></center>

Silahkan KOPAS Kode diatas
Aturan bagi penerima Award ini ( jika mau ikuti ya caranya buat bagi2 ke lainya ).

1. Penerima harus menempatkan Link pemberi Award pada posisi pertama ( bedakan dengan warna seperti contoh ).
2. Penerima harus membuat posting setelah menerima Award ini ( kalau sempet aja boleh kok ). . yang penting dipasang, kalo gak ntar kena jitakan Sinchan loh..
3. Pada posting Award ini, harus menyebutkan nama pemberi Award ( jangan lupa Link-nya ya ).
4. Harus mengabarkan kepada pemberi Award kalau Award-nya sudah di ambil ( kalau bisa jadi Follower sekalian, OK ).
5. Sering - sering Blogwalking ke pemberi Award dan Blogwalking juga ke penerima Award ya ( kalau ada waktu ).
6. Cukup lima aturan aja bagi yang menerima Award (^_^)

Ini dia 9 penerima Award selain pemberinya :
1. Zatya Baja Item

Saya bertujuan membagi-bagikan award karena saya pengen sodara-sodara blogger tetep jaga solidaritas.
Bagi penerima Award, kalau mau copy paste aja post ini, biar gampang mostingnya.
Oya..jika sudah mengambil, silahkan tinggalkan comment di bawah ya!!OK

20.20 | Posted in | Read More »

KETERAMPILAN MENGADAKAN VARIASI

Variasi adalah keanekaragaman yang membuat sesuatu tidak monoton, variasi dalam bentuk pembelajaran bertujuan untuk:
1) Menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar
2) Meningkatkan motipasi siswa
3) Mengembangkan keingintauan siswa
4) Mlayani gaya belajar siswa yang berfariatip
5) Meningkatkankadar keaktifan siswa
Variasi dalam kegiatan pembelajaran dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu:
1) Variasi dalam gaya mengajar
a) Variasi suara
- Dari besar ke kecil
- Dari tinggi ke rendah
- Dari cepat ke lambat
- Dari nada sedih ke nada gembira
- Dengan memberikan tekanan tertentu pada kalimat yang dituju
b) Pemusatan perhatian
c) Kesenyapan
d) Mengadakan kontak pandang
e) Gerakan badan dan mimic
- Ekspresi wajah
(1) Tersenyum
(2) Mengerutkan kening
(3) Mengengkat alis
(4) Cemberut
(5) Tertawa
- Gerakan kepala
(1) Menggeleng
(2) Mengangguk
(3) Menunduk
- Gerakan bahu
- Gerakan badan secara keseluruhan
(1) Berdiri kaku
(2) Bersikap santai
(3) Gerak mendekati atau menjauhi
- Gerakan tangan
(1) Mengangkat tangan
(2) Mengacungkan Ibu jari
(3) Bertepuk tangan
- Perubahan dalam posisi guru
Yaitu dengan cara berpindah-pindah dan tidak terpaku pada satu posisi
2) Variasi pola interaksi dan kegiatan
Dilihatpengorganisasiann siswa, pola interaksi dapat dibedakan atas:
1) Kegiatan klasikal
2) Kegiatan kelompok kecil
3) Kegiatan berpasangan
4) Kegiatan perorangan
3) Variasi penggunaan alat Bantu
Dalam mengadakan variasi, guru perlu mengingat prinsif-prinsif penggunaannya yang meliputi:
1) Kesesuaian
2) Kewajaran
3) Kelancaran dan kesinambungan
4) Perencanaan alat bantu yang memerlukan penyusunan khusus

18.58 | Posted in | Read More »

KETERAMPILAN BERTANYA


Keterampilan bertanya merupakan keterampilan yang bersifat mendasar yang dipersyaratkan bagi penguasaan keterampilan berikutnya. Untuk dapat menguasai keterampilan memberi penguatan kita dituntut sudah menguasai keterampilan bertanya dengan kata lain kita tidak mungkin menguasai keterampilan member penguatan apabila kita belum menguasai keterampilan bertanya.
Ada empat alasan mengapa seorang guru perlu menguasai keterampilan bertanya, yaitu:
1) Guru cenderung mendominasi kelas dengan ceramah
2) Siswa belum terbiasa mengajukan pertanyaan
3) Siswa harus dilibatkan secara mental-intelektual dengan maksimal
4) Adanya anggapan bahwa pertanyaan hanya berfungsi untuk menguji pemahaman siswa
Pertanyaan yang baik mempunyai berbagai fungsi, antara lain:
1) Mendorong siswa untuk berfikir
2) Meningkatkan keterlibatan siswa
3) Merangsang siswa untuk mengajukan pertanyaan
4) Mendiagnosis kelemahan siswa
5) Memusatkan perhatian siswa pada satu masalah
6) Membantu siswa mengungkapkan pendapat dengan bahasa yang baik
Pada dasarnya keterampilan bertanya dapat dikelompokan menjadi dua bagian besar, yaitu keterampilan bertanya dasar dan keterampilan bertanya lanjutan.
Keterampilan bertanya dasar terdiri atas komponen-komponen :
1) Pengajuan pertanyaan secara jelas dan singkat
2) Pemberian acuan
3) Pemusatan
4) Pemindahan giliran
5) Penyebaran
6) Pemberian waktu berfikir
7) Pemberian tuntutan
Sedangkan keterampilan bertanya lanjut terdiri dari komponen :
1) Pengubah tuntutan kognitif dalam menjawab pertanyaan
2) Pengatur urutan pertanyaan
3) Penggunaan pertanyaan pelacak
4) Peningkatan terjadinya interaksi
Dalam menerapkan keterampilan bertanya dasar dan lanjutan, seorang guru perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut :
1) Kehangatan dan keantusiasan
2) Menghindari kebiasaan mengulang pertanyaan sendiri, menjawab pertanyaan sendiri,
3) menjawab pertanyaan sendiri, mengajukan pertanyaan yang mengundang jawaban serempak, mengulangi jawaban siswa, mengajukan pertanyaan ganda.
4) Dan menunjuk siswa sebelum mengajukan pertanyaan
5) Waktu berfikir yang diberikan untuk pertanyaan tingkat lanjut lebih banyak dari yang diberikan untuk pertanyaan tingkat dasar
6) Pertanyaan pokok harus disusun terlebih dahuli, kemudian dinilai sesudah seselai mengajar

18.45 | Posted in | Read More »

PERAN GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR

 Oleh : Istiadah, S.PdI
Pemahaman seorang guru terhadap pengertian belajar mengajar akan mempengaruhi perencanaan dan pelaksanaan PBM. Sedangkan pandangan tentang belajar mengajar itu sendiri terus berkembang sejalan dengan tuntutan perkembangan IPTEK. Karena itu penulis akan mengemukakan beberapa pengertian tentang istilah belajar dan mengajar menurut para ahli pendidikan.
a. Definisi belajar
W.H. Burton, sebagaimana yang dikutip oleh Uzer Usman dalam bukunya “upaya optimalisasi kegiatan belajar mengajar” mendefinisikan belajar sebagai perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya sehingga mereka lebih mampu berinteraksi dengan lingkungannya. Ernest R. Hilgord berpendapat bahwa belajar adalah suatu proses dimana di timbulkan atau diubahnya suatu kegiatan karena mereaksi suatu keadaan. Perubahan itu tidak disebabkan oleh proses pertumbuhan (kematangan) atau keadaan organisme yang sementara seperti kelelahan atau karena pengaruh obat – obatan. Sedangkan H.C. Witherington mengemukakan bahwa belajar adalah suatu perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari reaksi yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan kepribadian atau suatu pengertian. Senada dengan pernyataan Witherington, Crow dan Crow mendefinisikan bahwa belajar adalah perubahan individu dalam kebiasaan, sikap dan pengetahuan.
Sedangan Nana Sudjana mendefinisikan bahwa belajar merupakan suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang yang bisa berupa berubah pengetahuannya, sikappun bertingkah lakunya, ketrampilannya, kecakapan dan kemampuannya, daya reaksinya, daya penerimaannya dan aspek – aspek lain yang ada pada diri individu.
Slameto mendifinisikan belajar sebagai suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dgnlingkungannya.
Definisi – definisi belajar yang dikemukakan oleh para ahli tersebut selalu melibatkan perubahan di dalam individu yang belajar. Akan tetapi sebagaimana pernyataan Hilgard, bahwa tidak setiap perubahan dalam arti belajar. Perubahan yang semata – mata karena kematangan atau pertumbuhan, dan perubahan – perubahan yang bersifat sementara, misalnya akibat dari penyakit, kelelahan, kelaparan dan lain – lain tidaklah termasuk perubahan dalam belajar.
b. Definisi mengajar
Mula – mula mengajar diartikan sebagai penyampaian sejumlah pengetahuan karena pandangan yang seperti ini, maka guru dipandang sebagai sumber pengetahuan dan siswa dianggap tidak mengerti apa – apa. Pengertian ini sejalan dengan pandangan Jerome S. Brunner yang berpendapat bahwa mengajar adalah menyajikan ide, problem atau pengetahuan dalam bentuk yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh siswa.
Pandangan seperti ini kini mulai ditinggalkan. Orang mulai beralih ke pandangan bahwa mengajar tidaklah sekedar menyampaikan ilmu pengetahuan, melainkan berusaha membuat suatu situasi lingkungan yang memungkinkan siswa untuk belajar. Para ahli pendidikan yang sejalan dengan pendapat tersebut antara lain : Nasution, yang merumuskan bahwa mengajar adalah suatu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik – baiknya dan menghubungkan dengan anak, sehingga terjadilahproses belajar mengajar. Berikutnya adalah Tyson dan Caroll yang menyatakan bahwa mengajar adalah sebuah cara dan sebuah proses hubungan timbal balik antara guru dengan siswa yang sama – sama aktif melakukan kegiatan. Sedangkan Tordif berpendapat bahwa mengajar adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang (guru) dengan tujuan membantu dan memudahkan orang lain (siswa) untuk melakukan kegiatan belajar. Adapun konsep baru tentang mengajar menyatakan bahwa mengajar adalah membina siswa bagaimana belajar, bagaimana berfikir dan bagaimana menyelidiki.
Berdasarkan uraian diatas dapat dipahami bahwa aktivitas yang sangat menonjol dalam pengajaran ada pada siswa. Namun, bukan berarti peran guru tersisihkan, tetapi diubah, kalau guru dianggap sebagai sumber pengetahuan, sehingga guru selalu aktif dan siswa selalu pasif dalam kegiatan belajar mengajar. Guru adalah seorang pemandu dan pendorong agar siswa belajar secara aktif dan kreatif.
c. Definisi proses belajar mengajar
Proses belajar merupakan inti dari proses pendidikan formal di sekolah. Syamsuddin Makmur menyatakan bahwa proses belajar mengajar adalah suatu interaksi antara siswa dengan guru dalam rangka mencapai tujuannya. Pernyataan senada dikemukakan oleh Suryabrata yang mengemukakan bahwa peaksanaan PBM dapat disimpulkan bahwa pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan pengajaran Sedangkan Muhibbin Syah menyatakan : pada umumnya para ahli sependapat bahwa yang disebut dengan PBM adalah sebuah kegiatan integral (utuh terpadu) antara siswa sebagai pelajar yang sedang belajar dengan guru sebagai pengajar yang sedang mengajar.
Adapun definisi PBM pendidikan agama di kemukakan oleh Muhaimin yang berkesimpulan bahwa PBM pendidikan agama merupakan suatu proses yang mengakibatkan beberapa perubahan yang relative menetap dalam tingkah laku seseorang sesuai dengan taksonomi tujuan pendidikan agama yang meiputi aspek kognitif, afektif dan prikomotorik.
Menurut penulis, definisi yang dikemukakan oleh Muhaimin diatas belum lengkap, karena dalam finisnya ia tidak menjelaskan jenis proses kegiatan apakah yang mengakibatkan perubahan itu terjadi ? Dan dilakukan oleh siapa sajakah kegiatan itu ? Penulis berkesimpulan bahwa yang dimaksud dengan PBM pendidikan Agama Islam adalah suatu proses kegiatan yang di dalamnya terjadi interaksi antara guru dengan siswa dan mungkin juga antara siswa dengan siswa dalam rangka menyampaikan baha pelajaran pendidikan agama Islam kdp siswa untuk mencapai tujuan pengajaran pendidikan agama Islam yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

01.45 | Posted in | Read More »

VIRUS TROJAN

Virus Trojan atau Trojan Horse mungkin sudah pada sering dengar atau pernah melihat antivirus komputer kita mendeteksi virus yang diidentifikasi sebagai virus Trojan. Mungkin ada yang mengira trojan adalah nama suatu virus komputer layaknya seperti nama-nama virus komputer lain misalnya virus kangen, virus Brontok dan lain-lain.
Trojan Horse atau bisa disebut Trojan sebenarnya adalah suatu jenis/golongan virus bukan nama suatu virus. Istilah Trojan Horse diambil dari legenda Yunani Kuno yaitu kisah Trojan War atau Perang Troya/Troy.
Kisahnya begini, (ndongeng dulu) :

Alkisah Putra Mahkota Kerajaan Troya yang bernama Paris terlibat perselingkuhan dengan Helen istri pejabat di Yunani. Hal itu membuat pihak kerajaan Yunani marah dan menyerang kerajaan Troya. Namun benteng pertahanan Troya kuat sekali dikepung 10 tahun tidak juga menyerah.
Pasukan Yunani yang sudah putus asa akhirnya menggunakan taktik licik, mereka pura-pura meninggalkan kota Troya dan bersembunyi di balik bukit, namun mereka meninggalkan patung kuda besar dari kayu yang diisi dengan pasukan elit Yunani.
Penduduk Troya bersukaria mengetahui pasukan Yunani sudah mundur, dan patung kuda yang bagus peninggalan pasukan Yunani itu diarak masuk kota Troya.
Pada malam hari saat penduduk dan pasukan Troya terlelap maka pasukan elit di dalam patung kuda troya keluar, sebagian membukakan gerbang untuk pasukan Yunani yang bersembunyi di luar gerbang, sebagian menyerang obyek-obyek vital kerajaan Troya. Maka hancurlah kerajaan Troya.
Nah, karena ada virus komputer mempunyai karakter yang mirip kisah Kuda Troya/ Trojan Horse maka beberapa virus tersebut digolongkan menjadi virus Trojan Horse.
Virus Trojan adalah program yang terdiri dari 2 bagian yaitu: program yang disusupkan ke komputer korban dengan segala tipu daya, dan yang satunya program yang dijalankan komputer hacker.
Jika hacker berhasil menyusupkan program ke komputer korban, maka hacker bisa mengintai dan mengendalikan (me-remote) aktivitas komputer korban dari komputer hacker.
Virus Trojan sangat berbahaya bagi pengguna komputer yang tersambung jaringan komputer atau internet, karena bisa jadi hacker bisa mencuri data-data sensitif misalnya password email, internet banking, paypal, e-gold,kartu kredit dan lain-lain. Jika anda sering melakukan aktifitas keuangan online maka harus dipastikan bahwa komputer anda aman bebas dari virus.
Untuk mencegah dan menghapus virus Trojan pastikan anda memasang antivirus yang selalu ter-update, mengaktifkan Firewall baik bawaan dari Windows atau dari luar juga mengurangi resiko komputer kita diintai atau dikendalikan dari komputer lain.
Selalu waspadalah jika komputer anda mengalami sesuatu kejanggalan, seandainya antivirus tidak mampu menanggulangi virus, format saja komputer dan install ulang sistem operasi dan sofware-sofwarenya. Hindari penggunaan sofware ilegal/bajakan karena sering tanpa kita sadari software itu disusupi virus Trojan.


22.27 | Posted in | Read More »

STRATEGI BELAJAR MENGAJAR

Di dalam proses belajar mengajar guru menggunakan strategi belajar mengajar yang inovatif, strategi adalah upaya untuk mencapai tujuan, jadi strategi belajar mengajar adalah usaha yang dilakukan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Rendahnya pendidikan nasional menurut saya karena tenaga pengajar yang tidak sepenuh hati menjadi guru. Kesadaran untuk memajukan pendidikan amat rendah akibatnya guru menggunakan strategi belajar mengajar yang buruk seperti CBSA (catat buku sampai habis), atau sistem KTGP (kasi tugas guru pulang ).
Guru yang baik adalah melihat anak didik sebagai individu yang harus dihormati dan dihargai, selaku insan manusia ia patut untuk dididik dengan semestinya maka dari itu hargai dia dengan membebaskan anak didik untuk berbicara atau berpendapat setelah itu bebaskan ia dari kursi dan meja yang memborgolnya dengan mengatur tata kelas yang membuatnya bebas dalam mengeluarkan potensinya serta memberikan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh anak didik.
Guru menyadari bahwa setiap anak didik berbeda-beda dan unik maka strategi belajar mengajar (SBM) harus bertuju kepada anak didik. Sangat sulit untuk menerapkan SBM yang tepat untuk setiap anak pada kelas. Karena itu guru harus mempelajari proses perkembangan dan pertumbuhan fisik dan psikis anak didik secara umum. Maka guru harus berpedoman psikologi perkembangan anak dalam menyusun KBM
Aspek lain bagaimana supaya belajar dapat membangkitkan semangat siswa dalam belajar adalah menjelaskan tujuan, dengan penjelasan ini anak dibebaskan menentukan pilihan dengan cara apa dia mencapai tujuan tersebut selain itu anak dapat mengetahui manfaat pembelajaran dan proses belajar mengajar lebih terfokus.
Ada beberapa indikasi suatu proses pembelajaran dianggap lancar adalah tidak terjadi pengulangan, adanya prestasi yang tinggi, dan pemakaian waktu sesuai dengan rencana.
Adapun beberapa aspek lain yang harus dipikirkan dalam memilih strategi belajar mengajar yakni:
1. Berpusat pada anak untuk aktif
2. Keadaan anak didik ( mood, kondisi, kesehatan, usia anak didik, bakat, minat, dan lain-lain)
3. Materi (materi ajar, bobot materi)
4. Standar kompetensi dan kompetensi dasar


23.26 | Posted in | Read More »

ماء النصراني والوضوء منه

قال الشافعي: أخبرنا سفيان بن عيينة عن زيد بن أسلم عن أبيه أن عمر بن الخطاب توضأ من ماء نصرانية في جرة نصراينة قال الشافعي: ولا بأس بالوضوء من ماء المشرك وبفضل وضوئه ما لم يعلم فيه نجاسة لأن للماء طهارة عند من كان وحيث كان حتى تعلم نجاسة خالطته
باب الآنية التي يتوضأ فيها ولا يتوضأ قال الشافعي: أخبرنا مالك عن ابن شهاب عن عبيد الله بن عبد الله عن ابن عباس أنه قال مر النبي صلى الله عليه وسلم بشاة ميتة قد كان أعطاها مولاة لميمونة زوج النبي صلى الله عليه وسلم قال فهلا انتفعتم بجلدها قالوا يا رسول الله إنها ميتة فقال إنما حرم أكلها أخبرنا ابن عيينة عن الزهري عن عبيد الله عن ابن عباس عن النبي صلى الله عليه وسلم مثله أخبرنا ابن عيينة عن زيد بن أسلم سمع ابن وعلة سمع ابن عباس سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول أيما إهاب دبغ فقد طهر أخبرنا مالك عن زيد بن أسلم عن ابن وعلة عن ابن عباس أن النبي صلى الله عليه وسلم قال إذا دبغ الإهاب فقد طهر أخبرنا مالك عن يزيد بن عبد الله بن قسيط عن محمد بن عبد الرحمن بن ثوبان عن أبيه عن عائشة أن رسول الله صلى الله عليه قال الشافعي: فيتوضأ في جلود الميتة كلها إذا دبغت وجلود مالا يؤكل لحمه من السباع قياسا عليها إلا جلد الكلب والخنزير فإنه لا يطهر بالدباغ لأن النجاسة فيهما وهما حيان قائمة وإنما يطهر بالدباغ ما لم يكن نجسا حيا والدباغ بكل ما دبغت به العرب من قرظ وشب وما عمل عمله مما يمكث فيه الإهاب حتى ينشف فضوله ويطيبه ويمنعه الفساد إذا أصابه الماء ولا يطهر إهاب الميتة من الدباغ إلا بما وصفت وإن تمعط شعره فإن شعره نجس فإذا دبغ وترك عليه شعره فماس الماء شعره نجس الماء وإن كان الماء في باطنه وكان شعره ظاهرا لم ينجس الماء إذا لم يماس شعره فأما جلد كل ذكي يؤكل لحمه فلا بأس أن يشرب ويتوضأ فيه إن لم يدبغ لأن طهارة الذكاة وقعت عليه فإذا طهر الإهاب صلى فيه وصلى عليه وجلود ذوات الأواح السباع وغيرها مما لا يؤكل لحمه سواء ذكيه وميته لأن الذكاة لا تحلها فإذا دبغت كلها طهرت لأنها في معاني جلود الميتة إلا جلد الكلب والخنزير فإنهما لا يطهران بحال أبدا قال ولا يتوضأ ولا يشرب في عظم ميتة ولا عظم ذكي لا يؤكل لحمه مثل عظم الفيل والأسد وما أشبهه لأن الدباغ والغسل
لا يطهران العظم روى عبد الله بن دينار أنه سمع ابن عمر يكره أن يدهن في مدهن من عظام الفيل لأنه ميتة قال الشافعي: فمن توضأ في شيء منه أعاد الوضوء وغسل ما مسه من الماء الذي كان فيه قال الشافعي: ولا أكره إنا توضيء فيه من حجارة ولا حديد ولا نحاس ولا شيء غير ذوات الأرواح إلا آنية الذهب والفضة فإني أكره الوضوء فيهما قال الشافعي: أخبرنا مالك عن نافع عن زيد بن عبد الله بن عمر عن عبد الله بن عبد الرحمن بن أبي بكر عن أم سلمة زوج النبي صلى الله عليه وسلم أن النبي صلى الله عليه وسلم قال الذي يشرب في إناء الفضة إنما يجرجر في بطنه نار جهنم قال الشافعي: فإن توضأ أحد فيها أو شرب كرهت ذلك له ولم آمره يعيد الوضوء ولم أزعم أن الماء الذي شرب ولا الطعام الذي أكل فيها محرم عليه وكان الفعل من الشرب فيها معصية فإن قيل فكيف ينهى عنها ولا يحرم الماء فيها قيل له إن شاء الله أن رسول الله صلى الله عليه وسلم إنما نهى عن الفعل فيها لا عن تبرها وقد فرضت فيها الزكاة وتمولها المسلمون ولو كانت نجسا لم يتمولها أحد ولم يحل بيعها ولا شراؤها
ID ' ' ومعاضدة الفراء وابن السكيت وغيرهما للكسائي وكل منهم إمام وتوجيهها: أنه لما ثبت

جواز: سرت خمسا وأنت تريد الأيام والليالي جميعا كما سبق من كلام سيبويه وكما دلت

عليه الآية الكريمة وما ذاك إلا لتغليب الليالي على الأيام وجعل الأيام تابعة لليالي أجري عليها

هذا الحكم عند إرادة الأيام وحدها كقولك: سرت خمسا وأنت تريد الأيام. أو: صمت

خمسا إذ لا يمكن إرادة الليالي في الصوم وصار اليوم كأنه مندرج تحت اسم الليلة وجزء منها

فيدل عليه باسمها سواء أريدت حقيقة ذلك الاسم من الليلة واليوم تابع لها أم لم ترد واقتصر

على إرادة ما يتبعها وهو اليوم.

ونقل أبو حيان أنه يقال: صمت خمسة وأنه فصيح. وهذا إن صح لا يعارض قول سيبويه

والزمخشري لأنهما إنما قالا فيما يمكن إرادة الليالي والأيام جميعا ولا شك أنه عند إراتهما تغلب

الليالي فيضعف التذكير وأما عند إرادة المذكر فقط فالتذكير وإثبات الهاء هو الأصل والحذف

ورد في الحديث وحكاه الكسائي فالوجهان فيه فصيحان بخلاف القسم الأول فإن الحذف فيه

أفصح هذا إن ثبت: صمنا خمسة كما ادعاه أبو حيان ولعله أخذه من ابن عصفور فإن


11.11 | Posted in | Read More »

Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan

Pendahuluan

Di negara kita masih terdapat banyak penduduk miskin (38,4 juta jiwa tahun 2002). Penduduk miskin ini tersebar di perkotaan dan pedesaan. Diantara masyarakat miskin di pedesaan ini, yang kondisi kemiskinannya paling rentan adalah yang berdiam di wilayah terpencil. Wilayah terpencil adalah wilayah yang tidak terhubungkan dengan prasarana transportasi (darat, laut maupun udara) dan komunikasi dengan pusat-pusat pertumbuhan terkecil sekalipun (yaitu pusat desa atau kecamatan). Wilayah terpencil berada di pulau-pulau kecil maupun di pedalaman. Di beberapa wilayah pedesaan terpencil ini bermukim masyarakat adat dan masyarakat umum. Mereka adalah masyarakat yang masih sangat terbelakang, belum mampu mengembangkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan sangat sedikit menerima sentuhan pembangunan.
Tujuan dari tulisan ini adalah menjawab pertanyaan bagaimana memberdayakan masyarakat pedesaan yang berada di wilayah terpencil tersebut. Bagian pertama membahas pengertian pemberdayaan masyarakat secara umum. Bagian berikutnya bagaimana menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat tersebut pada masyarakat pedesaan yang berada di wilayah terpencil.


Konsep Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan merujuk pada pengertian perluasan kebebasan memilih dan bertindak. Bagi masyarakat miskin, kebebasan ini sangat terbatas karena ketidakmampuan bersuara (voicelessness) dan ketidak berdayaan (powerlessness) dalam hubungannya dengan negara dan pasar. Karena kemiskinan adalah multi dimensi, masyarakat miskin membutuhkan kemampuan pada tingkat individu (seperti kesehatan, pendidikan dan perumahan) dan pada tingkat kolektif (seperti bertindak bersama untuk mengatasi masalah). Memberdayakan masyarakat miskin dan terbelakang menuntut upaya menghilangkan penyebab ketidakmampuan mereka meningkatkan kualitas hidupnya.

Unsur-unsur pemberdayaan masyarakat pada umumnya adalah: (1) inklusi dan partisipasi; (2) akses pada informasi; (3) kapasitas organisasi lokal; dan (4) profesionalitas pelaku pemberdaya. Keempat elemen ini terkait satu sama lain dan saling mendukung.

Inklusi berfokus pada pertanyaan siapa yang diberdayakan, sedangkan partisipasi berfokus pada bagaimana mereka diberdayakan dan peran apa yang mereka mainkan setelah mereka menjadi bagian dari kelompok yang diberdayakan. Menyediakan ruang partisipasi bagi masyarakat, khususnya masyarakat miskin, dalam pembangunan adalah memberi mereka otoritas dan kontrol atas keputusan mengenai sumber-sumber pembangunan. Partisipasi masyarakat miskin dalam menetapkan prioritas pembangunan pada tingkat nasional maupun daerah diperlukan guna menjamin bahwa sumber daya pembangunan (dana, prasarana/sarana, tenaga ahli, dll) yang terbatas secara nasional maupun pada tingkat daerah dialokasikan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat miskin tersebut.

Partisipasi yang keliru adalah melibatkan masyarakat dalam pembangunan hanya untuk didengar suaranya tanpa betul-betul memberi peluang bagi mereka untuk ikut mengambil keputusan. Pengambilan keputusan yang partisipatif tidak selalu harmonis dan seringkali ada banyak prioritas yang harus dipilih, oleh sebab itu mekanisme resolusi konflik kepentingan harus dikuasai oleh pemerintah guna mengelola ketidak-sepakatan.

Ada berbagai bentuk partisipasi, yaitu:
o secara langsung,
o dengan perwakilan (yaitu memilih wakil dari kelompok-kelompok masyarakat),
o secara politis (yaitu melalui pemilihan terhadap mereka yang mencalonkan diri untuk mewakili mereka),
o berbasis informasi (yaitu dengan data yang diolah dan dilaporkan kepada pengambil keputusan),
o berbasis mekanisme pasar yang kompetitif (misalnya dengan pembayaran terhadap jasa yang diterima).

Partisipasi secara langsung oleh masing-masing anggota masyarakat adalah tidak realistik, kecuali pada masyarakat yang jumlah penduduknya sedikit, atau untuk mengambil keputusan-keputusan kenegaraan yang mendasar melalui referendum. Yang umum dilakukan adalah partisipasi secara tidak langsung, oleh wakil-wakil masyarakat atau berdasarkan informasi dan mekanisme pasar. Organisasi berbasis masyarakat seperti lembaga riset, LSM, organisasi keagamaan, dll. mempunyai peran yang penting dalam membawa suara masyarakat miskin untuk didengar oleh pengambil keputusan tingkat nasional dan daerah.

Walaupun keterwakilan sudah dilakukan dengan benar, proses partisipasi masih belum benar jika penyelenggaraannya dilakukan secara tidak sungguh-sungguh. Upaya yang dilandasi niat jujur untuk menampung pendapat masyarakat terhadap kebijakan yang menyangkut ruang hidup mereka dapat menjadi tidak berhasil, jika pendapat wakil-wakil masyarakat yang diharapkan mewakili kepentingan semua unsur masyarakat itu kemudian hanya diproses sekedarnya saja, tanpa upaya memahami pertimbangan apa dibalik pendapat yang diutarakan wakil-wakil tersebut.

Partisipasi semu seperti itu menambah ongkos pembangunan, tanpa ada manfaat yang jelas bagi peserta yang diajak berpartisipasi. Upaya melibatkan masyarakat dalam pengertian yang benar adalah memberi masyarakat kewenangan untuk memutuskan sendiri apa-apa yang menurut mereka penting dalam kehidupan mereka.

Unsur ke dua, akses pada informasi, adalah aliran informasi yang tidak tersumbat antara masyarakat dengan masyarakat lain dan antara masyarakat dengan pemerintah. Informasi meliputi ilmu pengetahuan, program dan kinerja pemerintah, hak dan kewajiban dalam bermasyarakat, ketentuan tentang pelayanan umum, perkembangan permintaan dan penawaran pasar, dsb. Masyarakat pedesaan terpencil tidak mempunyai akses terhadap semua informasi tersebut, karena hambatan bahasa, budaya dan jarak fisik. Masyarakat yang informed, mempunyai posisi yang baik untuk memperoleh manfaat dari peluang yang ada, memanfaatkan akses terhadap pelayanan umum, menggunakan hak-haknya, dan membuat pemerintah dan pihak-pihak lain yang terlibat bersikap akuntabel atas kebijakan dan tindakan yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Kapasitas organisasi lokal adalah kemampuan masyarakat untuk bekerja bersama, mengorganisasikan perorangan dan kelompok-kelompok yang ada di dalamnya, memobilisasi sumber-sumber daya yang ada untuk menyelesaikan masalah bersama. Masyarakat yang organized, lebih mampu membuat suaranya terdengar dan kebutuhannya terpenuhi.

Profesionalitas pelaku pemberdaya adalah kemampuan pelaku pemberdaya, yaitu aparat pemerintah atau LSM, untuk mendengarkan, memahami, mendampingi dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk melayani kepentingan masyarakat. Pelaku pemberdaya juga harus mampu mempertanggungjawabkan kebijakan dan tindakannya yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Hasil yang Diharapkan

Memberdayakan masyarakat berarti melakukan investasi pada masyarakat, khususnya masyarakat miskin, dan organisasi mereka, sehingga asset dan kemampuan mereka bertambah, baik kapabilitas perorangan maupun kapasitas kelompok. Agar pemberdayaan masyarakat dapat berlangsung secara efektif, maka reformasi kenegaraan, state reform, harus dilakukan pada tingkat nasional maupun daerah. Berbagai peraturan, ketentuan, mekanisme kelembagaan, nilai-nilai dan perilaku harus disesuaikan untuk memungkinkan masyarakat miskin berinteraksi secara efektif dengan pemerintah. Berbagai ketentuan perlu disiapkan untuk memungkinkan masyarakat miskin dapat memantau kebijakan, keputusan dan tindakan pemerintah dan pihak-pihak lain yang terlibat. Tanpa pemantauan yang efektif dari masyarakat miskin, maka kepentingan mereka dapat terlampaui oleh kepentingan-kepentingan lain. Adanya partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan menghasilkan wujud yang berbeda jika pembangunan tidak melalui proses yang partisipatif. Pembangunan yang partisipatif menghasilkan tata pemerintahan yang lebih baik, kemakmuran yang lebih adil, pelayanan dasar yang lebih bermanfaat bagi masyarakat banyak, akses ke pasar dan jasa bisnis yang lebih merata, organisasi masyarakat yang lebih kuat, dan kebebasan memilih yang lebih terbuka.

Contoh Keberhasilan Pemberdayaan Masyarakat Skala Nasional

Salah satu penerapan prinsip partisipasi, sebagai salah satu unsur dalam proses pemberdayan masyarakat, yang penting adalah dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan. Dalam participatory budgeting ini, sejumlah stakeholders mendiskusikan, menganalisis, memprioritaskan dan memantau keputusan tentang anggaran belanja pemerintah. Stakeholders ini mencakup masyarakat umum, kelompok miskin, dan kelompok terpinggirkan seperti kaum perempuan, dan kelompok-kelompok pemangku kepentingan lain seperti dunia usaha, anggota parlemen dan juga lembaga pemberi pinjaman.

Penganggaran yang partisipatif dilakukan dalam tiga tahap pengangaran:
1. analisa dan formulasi anggaran,
2. penelusuran dan pemantauan pengeluaran anggaran, dan
3. penilaian terhadap hasil kerja pemerintah.

Hasil dari proses perencanaan dan penggunaan anggaran pembangunan secara partisipatif yang diharapkan adalah pelaksanaan pembangunan yang pro-kemiskinan, terwujudnya konsensus sosial, dan meningkatnya dukungan masyarakat dalam proses reformasi yang seringkali menuntut pengorbanan.

Penganggaran yang partisipatif ternyata berakibat positif bagi ekonomi makro dan keuangan negara, seperti ditunjukkan oleh negara Irlandia sejak menerapkan proses penganggaran yang partisipatif. Hasil yang tampak adalah anggaran yang semula defisit berubah menjadi surplus, persentase hutang/pinjaman terhadap PDB menurun, tingkat inflasi berkurang, pertumbuhan ekonomi lebih cepat, investasi asing meningkat dan pengangguran berkurang.

Penganggaran partisipatif di Irlandia didorong oleh kemauan keras pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi resesi ekonomi pada tahun 1980an, dimana inflasi sangat tinggi, hutang pemerintah meningkat, defisit anggaran besar, dan produktivitas sektor industri menurun. Pada tahun 1986 dibentuk Dewan Ekonomi dan Sosial Nasional, yang berfungsi menjadi wadah bagi "mitra sosial" (social partners) untuk mengupas berbagai persoalan ekonomi dan mencari jalan keluar bersama. Seluruh elemen pemberdayaan masyarakat ada dalam proses pembangunan ini.

Sampai tahun 2002 sudah ada lima produk kesepakatan yang diputuskan oleh dewan ini. Kalau tiga kesepakatan pertama berfokus pada masalah-masalah ekonomi, dua kesepakatan terakhir cakupannya lebih luas. Kesepakatan yang kelima, (2000-2002) bertema Program for Prosperity and Fairness, mencakup tujuan-tujuan sosial disamping tujuan ekonomi. Proses konsultasi antara pemerintah dengan organisasi masyarakat sipil berlangsung selama empat bulan untuk menghasilkan kesepakatan tersebut.

Selain keadaan ekonomi makro dan keuangan negara yang membaik di Irlandia sejak menerapkan proses penganggaran yang partisipatif, hasil intangible penting adalah terbangunnya modal sosial berupa saling percaya yang tinggi antara pemerintah dan unsur-unsur masyarakat. Masing-masing pihak tidak bisa lari dari tanggungjawab sebab akan harus akuntabel terhadap komitmen yang telah dinyatakan dalam pertemuan sebelumnya. Setiap pihak mempunyai kesempatan untuk menyampaikan kepentingan, keberatan dan kontribusinya dalam mengatasi persoalan bangsa. Jadi baik pemerintah maupun unsur-unsur masyarakat sama-sama harus bertanggungjawab terhadap kesepakatan yang dibuat.

Pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam skala lebih mikro menghasilkan tingkat pelayanan umum yang menjangkau masyarakat lebih banyak, kualitas prasarana/sarana yang lebih murah dan tahan lama, dan pendapatan masyarakat yang lebh baik, dan secara keseluruhan berkurangnya tingkat kemiskinan.


Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Terpencil

Masyarakat pedesaan terpencil adalah masyarakat yang relatf tertutup, mempunyai keterkaitan dengan alam yang tinggi, melakukan kegiatan produksi yang bersifat subsistence, memperoleh pelayanan sosial yang sangat minim sehingga menghasilkan tingkat kualitas SDM yang relatif sangat rendah. Namun, sebagian masyarakat pedesaan terpencil, khususnya masyarakat adat, mampu menghasilkan produk budaya yang berkualitas tinggi seperti ukiran suku Asmat, tato suku Mentawai, pengelolaan hutan yang harmonis suku Baduy, dll.

Tujuan pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil adalah meningkatkan kesejahteraannya sehingga mereka dapat menikmati kualitas hidup sebagaimana yang dinikmati oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Dalam wujud fisik, pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil akan memungkinkan mereka untuk:
o Bermukim secara menetap
o Melakukan kegiatan ekonomi pasar yang menguntungkan dan berkelanjutan
o Terlayani oleh fasilitas sosial ekonomi: sekolah, klinik, listrik, air bersih
o Terhubungkan dengan angkutan darat/laut reguler ke pusat desa/kecamatan.

Strategi pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil dilakukan dengan mewujudkan ke empat elemen pemberdayaan masyarakat: inklusi dan partisipasi, akses pada informasi, kapasitas organisasi lokal, profesionalitas pelaku pemberdaya. Tantangan utama yang dihadapi dalam memberdayakan masyarakat pedesaan terpencil adalah pengetahuan yang terbatas, wilayah yang sulit dijangkau, dan pemahaman adat yang kuat pada masyarakat adat.

Untuk dapat memasukkan mereka dalam proses perubahan, maka upaya yang pertama kali perlu dilakukan adalah memahami pemikiran dan tindakan mereka serta membuat mereka percaya kepada pelaku pemberdaya. Selanjutnya mereka perlu berpartisipasi dalam proses perubahan yang ditawarkan dengan memberikan kesempatan menentukan pilihan secara rasional. Proses ini dapat memerlukan waktu yang lama, namun hasilnya akan lebih efektif daripada memberikan pilihan yang sudah tertentu. Pengikutan masyarakat dalam proses perubahan dilakukan secara berangsung-angsur dari kelompok kecil menuju masyarakat lebih luas.

Akses pada informasi dibuka dengan memberikan penjelasan mengenai program-program pemerintah yang akan dilakukan, norma-norma bermasyarakat yang perlu diketahui, ilmu pengetahuan dasar, hak-hak yang mereka peroleh, manfaat perubahan yang akan terjadi, masalah-masalah yang mungkin dihadapi, dsb.

Kapasitas organisasi lokal ditumbuhkan dengan melakukan pengorganisasian terhadap kelompok-kelompok dalam masyarakat pada tingkat bawah (seperti kelompok perempuan, kelompok pemuda, kelompok peladang), dan terhadap tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, aparat desa/dusun, dsb. Tujuan pemerkuatan organisasi lokal ini adalah untuk menjadikan mereka mampu merencanakan perbaikan lingkungan mereka, mampu meningkatkan produktivitas, mampu bernegosiasi dengan pihak lain, mampu melakukan kegiatan-kegiatan bersama yang bermanfaat. Teknik-teknik pemetaan wilayah, penyusunan rencana tata ruang, perbaikan sarana permukiman, pembangunan rumah, cara bercocok tanam, cara mengolah hasil kebun, melindungi mata air, dll. perlu diajarkan atau dipelajari bersama.

Pelaku pemberdaya perlu mempunyai kemampuan profesional yang tinggi agar dapat melakukan pendampingan secara baik. Pelaku pemberdaya yang potensial adalah organ pemerintah daerah atau organisasi berbasis masyarakat lokal, yang mempunyai perhatian, komitmen, dan kemampuan untuk membangun masyarakat miskin dan terbelakang. Upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil, baik masyarakat adat maupun masyarakat lokal, menuntut pola kerja yang fleksibel, tidak terhambat oleh sistem administrasi penganggaran yang ketat. Agar pelaku pemberdaya masyarakat dapat bekerja secara profesional, maka mereka perlu mendapat pelatihan dan pendidikan yang memadai.

Pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil merupakan salah satu rstrategi mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera. Strategi lain yang perlu dilakukan adalah pemberian peluang (creating opportunity), pengembangan kapasitas dan modal manusia (capacity building and human capital development), dan perlindungan sosial (social protection).

Pemberian peluang dilakukan dengan penyediaan prasarana dan sarana umum khususnya transportasi, listik, komunikasi, dan pasar. Pengembangan kapasitas dan modal manusia dilakukan dengan menyediakan pelayanan pendidikan dan kesehatan sesuai kondisi lokal. Penyediaan prasarana dan sarana umum serta pelayanan sosial bagi masyarakat pedesaan terpencil, akan menghadapi kendala keterpencilan wilayah, jumlah penduduk yang sedikit, lokasi yang tersebar. Untuk itu berbagai teknik dan bentuk-bentuk prasarana dan sarana serta pola-pola pelayanan khusus perlu diciptakan. Perlindungan sosial dilakukan antara lain dengan membuat peraturan yang menjamin kepastian hukum terhadap hak ulayat masyarakat adat, atau hak milik masyarakat umum, disertai dengan ketentuan tentang batas-batas tanah yang selanjutnya diakomodasikan dalam peraturan daerah mengenai rencana tata ruang wilayah. Perlindungan hukum juga diberikan pada produk-produk budaya masyarakat.


Penutup

Masyarakat pedesaan berbasiskan masyarakat terpencil adalah kelompok miskin paling rentan diantara kelompok-kelompok miskin pada umumnya. Pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil perlu dilakukan dengan mengikutkan mereka dalam perencanaan program-program pembangunan, dan menyertakan mereka sebagai pelaku aktif proses perubahan yang dilakukan. Untuk itu mereka perlu mempunyai akses terhadap informasi tentang berbagai hal yang menyangkut kehidupan mereka, mendorong mereka mengorganisasikan diri dalam kelompok-kelompok yang mampu menyuarakan kepentingan dan menyelesaikan masalah yang dihadapi secara mandiri. Upaya pemberdayaan masyarakat perlu didukung oleh pelaku-pelaku yang profesional, yang mempunyai kemampuan, komitmen dan perhatian pada masyarakat pedesaan terpencil yang relatif kurang pendidikan. Berbagai teknik dan bentuk-bentuk prasarana dan sarana serta pola-pola pelayanan khusus perlu diciptakan.

Perubahan-perubahan yang dihasilkan oleh upaya-upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan terpencil lambat laun diharapkan akan meningkatkan kualitas kehidupan mereka, menjadikan mereka lebih berdaya, mampu melepaskan diri dari keterbelakangannya, dan menjadi masyarakat yang maju dan mandiri•


Referensi

Buletin Kawasan, Direktorat PKKT Bappenas, Edisi 8 Tahun 2003

Direktorat Kerjasama Pembangunan Sektoral dan Daerah, Bappenas, Kebijakan Strategis Pemberdayaan Masyarakat, 2003.

Narayan, Deepa, Empowerment and Poverty Reduction, World Bank, 2002.

SMERU, No. 07/Juli-September 2003.

01.02 | Posted in | Read More »

Blog Archive

Photobucket
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
widgets by : Blog Pendidikan

Recently Added